Sampang (beritajatim.com) – Sebanyak 139 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sampang, Madura. Dipastikan gagal berangkat ke tanah suci Mekkah tahun 2023. Pasalnya, ratusan CJH tersebut belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).
“Disamping belum melunasi BPIH, ada juga karena sakit dan faktor lainya,” terang Abdul Wafi, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, Selasa (16/5/2023).
Lebih lanjut, Wafi menjelaskan, sebanyak 139 CJH yang gagal berangkat melaksanakan rukun Islam ke lima itu dengan rincian lunas tunda dan lansia sebanyak 128 orang dan cadangan 11 orang.
“Jadi total CJH yang gagal berangkat tahun ini mencapai angka di atas seratus,” tegasnya.
Masih kata Wafi, dengan gagalnya 128 CJH tersebut, maka untuk CJH asal Sampang yang berangkat tahun ini jumlahnya menjadi 452 orang. Rinciannya lunas tunda dan lansia sebanyak 418 orang, serta cadangan 34 orang.
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/meski-diperpanjang-370-jemaah-asal-gresik-belum-lunasi-bpih/
“Bagi CJH yang dokumennya sudah lengkap bisa mengikuti Manasik massal yang kedua, 18 Mei 2023 besok,” ujarnya.
Sekedar diketahui, CJH asal Kabupaten Sampang, masuk pada Kelompok Terbang (Kloter) ke 2 dan direncanakan berangkat sekitar pukul 09.00 WIB, 23 Mei 2023.
“Harapan kami, semoga CJH asal Kabupaten Sampang, diberikan kelancaran, kesehatan dan menjadi haji mabrur,” tandasnya. [sar/but]






