Pasuruan (beritajatim.com) – Diduga setelah menenggak miras oplosan, sejumlah warga Kecamatan Bangil meninggal dunia. Hal ini dikatakan Muslim, salah satu warga saat mengunjungi korban yang sedang dirawat di RSUD Bangil.
Menurut Muslim, setidaknya ada 14 orang pemuda yang menenggak miras oplosan saat merayakan pesta pernikahan di Desa Pogar, Kecamatan Bangil. “Ada lebih dari 10 orang yang minuman-minuman keras saat acara hajatan di Pogar, 7 orang meninggal dunia. Acaranya Sabtu (13/5/2023) malam,” jelas Muslim, Selasa (16/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/diduga-karena-miras-oplosan-2-warga-malang-meninggal-dunia/
Muslim juga menjelaskan kematian korban ini bergiliran. Mulanya pada Minggu (14/5/2023), dua orang korban meninggal dunia, lalu disusul dengan korban lainnya.
Dijelaskan pula, korban meninggal, 4 diantaranya merupakan warga Kalianyar dan 3 orang lainnya merupakan warga Pogar. Sedangkan tiga orang lainnya saat ini sedang dirawat di RSUD Bangil. “Sempat saya tanya salah satu orang yang minum, katanya rasa dari minumannya itu berbeda. Lalu saat dibeli, tidak ada penyegel yang melekat pada tutup botolnya,” imbuhnya. Sampai saat ini, pihak Polsek Bangil sedang menyelidiki kasus miras oplosan tersebut. (ada/kun)






