Pamekasan (beritajatim.com) – Beragam kegiatan sosial dan edukatif menjadi salah satu sarana penting Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pamekasan, guna menyongsong Pemilu 2024 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Pamekasan, Ali Wafa Subki saat menyerahkan berkas 45 bakal calon legislatif alias Bacaleg PKB di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Jl Brawijaya 34 Pamekasan, Sabtu (13/5/2023) kemarin.
Dari total 45 Bacaleg tersebut, tersebar untuk semua daerah pemilihan (dapil) di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Meliputi sebanyak 27 Bacaleg laki-laki, dan 18 Bacaleg lainnya perempuan.
Baca Juga: PAN Pamekasan Target Satu Fraksi di Gedung Legislatif
“Pertama kami bersyukur karena dokumen Bacaleg yang diserahkan ke KPU Pamekasan, sudah dinyatakan lengkap sesuai syarat yang ditentukan, termasuk keterwakilan Bacaleg perempuan,” kata Ali Wafa Subki.
Pada pelaksanaan pileg mendatang, pihaknya juga mulai mematok target realistis dengan beragam program maupun sosok kader yang diusung. “Secara realistis, kami menargetkan 14 kursi. Tentu dengan segenap upaya maksimal dari tim pemenangan nanti,” ungkapnya.
“Jadi kami rasa target 14 kursi ini cukup realistis, apalagi saat ini kami memiliki 7 kader yang menjabat sebagai wakil rakyat. Artinya target ini sudah melebihi kursi yang diperoleh pada 2019 lalu,” imbuhnya.
Baca Juga: Bacaleg PDI Perjuangan Pamekasan Mayoritas Wajah Baru dari Beragam Latar Belakang
Selain itu pihaknya meyakini target tersebut baru bisa dicapai jika ada komitmen kuat dari seluruh kader. “Selama ini, kami sudah melakukan beragam kegiatan sosial dan edukatif, seperti pengajian dan sebagainya,” jelasnya.
“Terlebih selama ini, para kader juga sudah dimodali berbagai hal yang harus diperjuangkan. Termasuk penyamaan persepsi, tujuan dan lainnya,” sambung pria yang akrab disapa Ra Ali.
Hanya saja pihaknya enggan menjelaskan detail seputar strategi yang hendak diterapkan pada pemilu mendatang. “Untuk strategi pemenangan tentu itu rahasia, namun selama ini kami sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat bahwa Pemilu adalah keterlibatan semuanya,” pungkasnya. [pin/ted]






