Malang (beritajatim.com) – Guna menangkal sebaran informasi hoaks tentang Pemilihan umum (Pemilu) 2024 di wilayah Kabupaten Malang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat meminta masyarakat, agar melakukan pengecekan akurasi informasi Pemilu di website KPU dan semua platform resmi penyelenggara pemilu.
“Kami menyampaikan kepada masyarakat tentang prinsip perimbangan. Artinya ketika ada informasi yang masih sumir, untuk memastikan kebenarannya, apakah betul atau tidak, perlu dicek di website KPU, ” ungkap Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, Jumat (12/5/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/daftarkan-45-bacaleg-pks-kota-malang-targetkan-11-kursi-dprd/
Anis menegaskan, pihaknya hingga kini terus melakukan sosialisasi website dan media sosial resmi milik KPU Kabupaten Malang di semua platform. “Sehingga informasi yang belum akurat bisa dicek di semua platform resmi milik KPU atau lembaga terkait. Terutama hoaks tentang data pemilu,” tegas Anis.
Anis mencontohkan, belakangan sempat ramai beredar hasil data Pemilu 2024 sudah ada. Padahal, informasi itu hoaks. “Maka yang kami sampaikan adalah bagaimana memastikan kebenarannya, perlu dicek di semua platform KPU yang digunakan sebagai sarana penyampaian informasi,” tuturnya.
Anis menambahkan, untuk bisa memastikan informasi yang masih belum jelas harus dicek kebenarannya, sehingga masyarakat tidak tersesat akan informasi hoaks. (yog/kun)






