Mojokerto (beritajatim.com) – DPD PKS Kabupaten Mojokerto mengajukan bakal calon legislatif (bacaleg) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto dengan diiringi kesenian kuda lumping dan barongan.
Bahkan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso saat datang ke kantor penyelenggara Pemilu ini dipanggul. Rombongan datang ke kantor KPU Kabupaten Mojokerto di Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jumat (12/5/2023) sekira pukul 14.30 WIB.
“Total ada 50 Bacaleg PKS Kabupaten Mojokerto yang bakal mengisi 5 dapil (daerah pemilihan). Keterwakilan perempuan ada sebanyak 19 orang jadi sudah 38 persen atau melebihi ketentuan KPU. Kemudian untuk kaum milenial ada 5 orang atau 10 pesen,” ungkapnya.
Dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang, partai berlambang dua bulan sabit mengapit satu tangkai ini menargetkan delapan kursi dari empat kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 50 orang diajukan menjadi bacaleg PKS Kabupaten Mojokerto dalam Pemilu 2024 mendatang.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/politik-pemerintahan/harapan-bupati-mojokerto-di-hari-jadi-ke-730/
“DPD PKS Kabupaten Mojokerto akan kerja keras dan konsentrasi di dalam Pemilu nanti. Kita senantiasa mendekatkan diri pada masyarakat dan juga kita memang membela rakyat dan kita melayani rakyat. Inilah strategi PKS Kabupaten Mojokerto dan kita sengaja memilih hari Jumat untuk mengajukan bacaleg,” katanya.
Menurutnya, hari Jumat merupakan hari baik karena hari Jumat banyak orang yang berdoa. Pihaknya berharap pengajuan bacaleg DPD PKS Kabupaten Mojokerto tersebut bisa berjalan lancar dan diterima KPU Kabupaten Mojokerto untuk tahap awal dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Dan Alhamdulillah sekarang sudah diterima oleh KPU Kabupaten Mojokerto. Di PKS itu ada yang namanya Pak Setu yang merupakan budayawan sejati, PKS merangkul semua elemen. Hari ini kami sengaja mendatangkan kesenian barongan untuk mengiringi keberangkatan bacaleg PKS ke Kantor KPU Kabupaten Mojokerto,” katanya.
Imam menjelaskan, PKS menginginkan bernegara yang baik, bermasyarakat yang baik dan beragama yang baik. Terkait dukungan kepala daerah, DPC PKS Kabupaten Mojokerto belum bisa menentukan kebijakannya karena masih konsentrasi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
“Kami melihat hasil pemilihan legislatif 2024 terlebih dahulu, ada berapa kursi yang bisa diraih PKS mempengaruhi arah tujuan kepala daerah,” tegasnya. [tin/kun]
![Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto Dipanggul saat Ajukan Bacaleg Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto, Imam Sutarso dipanggul dengan diiringi kesenian kuda lumping dan barongan ke kantor KPU Kabupaten Mojokerto. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230512-WA0056_WiHe44M98m-1024x576.jpeg)





