Mojokerto (beritajatim.com) – Ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) mengikuti bimbingan manasik haji yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto di Kantor IPHI, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Para CJH dihimbau untuk menjaga kesehatan hingga akhirnya berangkat ke tanah suci.
Perbedaan suhu yang ekstrim antara tanah air dengan tanah suci akan berpengaruh pada kondisi fisik dan kesehatan jamaah haji. Mulai dari kaki kering, bibir pecah-pecah, kaki melepuh, dehidrasi bahkan heat stroke. Sehingga Kemenag Kabupaten Mojokerto menghimbau menjaga kesehatan.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Kasi PHU), Kemenag Kabupaten Mojokerto, M Zainut Tamam mengatakan, jumlah CJH asal Kabupaten Mojokerto ada sebanyak 29 persen dalam kategori lanjut usia (lansia). “Risti (resiko tinggi) cukup banyak, Lansia kita ada 29 persen. Kita sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan, risti cukup banyak,” ungkapnya, Kamis (11/5/2023).
CJH asal Kabupaten Mojokerto, lanjut Tamam, berangkat gelombang kloter terakhir sehingga CJH harus banyak istirahat sebelum berangkat. Ini lantaran CJH asal Kabupaten Mojokerto akan sampai di Mekkah satu minggu sebelum wukuf di Arofah.
“Sehingga budaya syukuran harus segera dilakukan, kalau sudah siap dipanggil untuk berangkat. Tujuannya agar jamaah enjoy, tidak terlalu tidur terlalu malam, tidak terlalu mikir sehingga di asrama haji fresh karena di asrama haji sehari semalam. Jamaah haji sampai di Mekkah kurang lebih satu minggu langsung wukuf sehingga kesehatan harus dijaga,” himbaunya.
Baca Juga:
CJH Asal Kabupaten Mojokerto Ikuti Bimbingan Manasik Haji
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, Husnul Maram saat hadir di bimbingan manasik haji pada, Rabu (10/5/2023) juga menghimbau agar CJH asal Jawa Timur untuk menjaga kesehatan dan pola makan dengan banyak minum air putih.
“Para jamaah haji untuk menjaga kesehatan karena suhu di tanah suci cukup tinggi. Para jamah haji asal Jawa Timur untuk mempersiapkan kesehatan lahir batin dan agar menjaga pola makan serta yang paling penting yakni minum air putih yang banyak,” tambahnya. [tin/ted]






