Surabaya (beritajatim.com) – KONI Jatim (Jawa Timur) memutuskan menunda tiga cabang olahraga jelang pra-Porprov. Tiga cabor diantaranya basket, futsal dan sepak bola. Penundaan Pra Porprov ini bukan tanpa alasan.
Ketua KONI Jatim M Nabil mengatakan, Porprov yang rata-rata akan diselenggarakan di bulan Mei hingga Juli 2023. Namun KONI Jatim belum memiliki anggaran untuk Pra Porprov. KONI sudah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi sebesar Rp 21 M untuk kebutuhan semua kegiatan Porprov ke VIII yang akan diselenggarakan di Sidoarjo, Kota Mojokerto dan Jombang.
Pengajuan anggaran ini berdasarkan hasil rekomendasi dua Porprov sebelumnya di tahun 2019 dan 2022. Pada 2019 anggaran untuk Porprov sebesar Rp 21 miliar, sedangkan di 2022 anggaran Porprov Rp 18 miliar.
BACA JUGA:
Jelang Porprov VIII 2023, KONI Siapkan 2 Opsi
“Kami belum mendapat jawaban resmi dari Sekda Peovinsi tentang alokasi anggaran untuk Porprov Jatim 2023. Padahal kita harus menyiapkan semua hal seperti pembelanjaan, kegiatan pra porprov hingga pelaksaan pertandingan. Kami sudah melayangkan pengajuan anggaran namun belum ada kepastian. Jdi terpaksa kita tunda hingga waktu yang belum bisa ditentukan,” ungkap Nabil saat di Kantor KONI Jawa Timur, Jumat (5/5/2023).
KONI Jatim sudah melakukan koordinasi dengan tiga cabang olahraga tersebut. Nah, telah disepakati bahwa ada penundaan pelaksaan Pra Porprov hingga ada kejelasan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur.
“Jadi Porprov tahun ini belum dianggarkan oleh Pemprov Jatim, tapi kita sebagai penyelenggara juga tidak bisa melakukan apa-apa. Sudah berupaya namun hingga saat ini belum ada kepastian solusinya adalah penundaan,” ujarnya. [way/suf]






