Sidoarjo (beritajatim.com) – Per 19 April 2023 lalu, pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) jalur Kelas Khusus Olahraga (KKO) di Kabupaten Sidoarjo sudah ditutup.
Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo Djoko Supriyadi. Berikutnya, petugas PPDB tengah memverifikasi data seluruh calon peserta didik yang mendaftar.
“Verifikasi data berlangsung sampai 28 April mendatang,” ucapnya Selasa (25/4/2023).
Setelah itu, lanjut dia, pendaftar yang lolos verifikasi bakal diumumkan 2 Mei 2023. Tahapan selanjutnya, 4 sampai 6 Mei mendatang, seluruh pendaftar bakal mengikuti tes.
“Mekanisme seleksi akan digelar tiga hari, 4 sampai 6 Mei di lingkungan GOR Gelora Delta dan di SMPN 2 Sidoarjo,” jelasnya.
Djoko mengatakan materi tes di antaranya bakat dan minat serta tes fisik dasar. PPDB KKO ini satu-satunya jalur masuk SMPN yang menggunakan tes.
Baca Juga:
Exit Gerbang Tol Penompo Mojokerto Hingga Tarik Sidoarjo Macet
Kendati calon siswa sudah punya banyak prestasi, untuk lolos KKO harus tes. “Prestasi yang sudah diperoleh siswa bakal jadi tambahan,” tukasnya.
Djoko melanjutkan, sistem tes tersebut untuk mengetahui kualitas calon siswa. Mengingat hal itu menjadi program pembibitan atlet. Siswa yang lolos PPDB jalur KKO bakal diumumkan 10 Mei mendatang.
Setelah jalur KKO, PPDB jalur lainnya dimulai. Pendaftaran jalur kelas khusus cerdas istimewa (KKCI) dimulai pada 19 sampai 22 Mei mendatang.
“Jalur KKCI ini baru tahun ini untuk siswa yang akan masuk Satuan Pendidikan penyelenggara Sistem Kredit Semester (SPPSKS). Siswa yang masuk KKCI ini diproyeksikan hanya belajar selama 4 semester. Artinya, hanya dua tahun duduk di bangku SMP,” papar Djoko.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo Tirto Adi mengatakan rangkaian PPDB sudah dimulai. Diawali penerimaan KKO, setelah itu berlanjut jalur lainnya.
Tirto menegaskan, sebelum nantinya pendaftaran jalur KKCI, jalur prestasi, zonasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua dilakukan, ada simulasi pendaftaran terlebih dahulu. Sampai saat ini, token yang akan digunakan untuk mendaftar sudah dibagikan ke calon siswa.
Pada 3 sampai 6 Mei mendatang, para pendaftar sudah bisa melakukan pengisian biodata calon siswa dan pengisian titik koordinat yang akan digunakan untuk jalur zonasi. Pada 8 sampai 12 Mei mendatang, panitia PPDB bakal mengecek koordinat yang telah dimasukkan calon siswa.
Baca Juga:
Polsek Sukodono Sidoarjo Ringkus Tiga Pencuri Spesialis Tiang Fiber Optik
“Pada 13 sampai 15 Mei mendatang ada simulasi pemilihan SMPN. Tiap siswa bisa memilih dua SMPN. Jadi ada simulasinya dulu sebelum nantinya mereka benar-benar mendaftar,” jabarnya.
Sehingga, saat simulasi, bagi pendaftar jalur zonasi, calon siswa juga bisa memperkirakan sekolah mana yang paling dekat dengan rumahnya. “Sehingga, saat pendaftaran berlangsung, mereka tidak salah pilih sekolah,” pungkas Tirto. [isa/beq]







