Banyuwangi (beritajatim.com) – Total terdapat 124.181 warga Banyuwangi mendapat bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. Bansos itu dari mereka yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (PKM) di program keluarga harapan (PKH) dari Kemensos RI dan Badan Pangan Nasional.
Ratusan ribu warga Banyuwangi tersebut di antaranya mendapat bansos berupa sembako dan beras.
“Untuk bansos beras setiap KPM mendapatkan jatah 10 kilogram (kg) beras. Total ada 1,26 ribu ton beras yang disiapkan oleh Perum Bulog,” ungkap Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Henik Setyorini, Selasa (18/4/2023).
https://beritajatim.com/peristiwa/arus-mudik-dari-pulau-bali-sangat-padat-butuh-2-jam-untuk-menyeberang/
Henik menyebut, penyaluran bansos tersebut dilakukan oleh PT Pos Indonesia. Penyalurannya bahkan telah dimulai sejak seminggu lalu.
“Masing-masing penerima mendapatkan 10 Kg beras. Berasnya premium,” terangnya.
Penyaluran bansos sembako dan PKH, kata Henik, hingga 18 April 2021, tercatat sudah 124.181 warga yang menerima, dari target penerima yang 126.306 KPM.
“Masih ada 2 ribu lebih warga yang belum menerima, karena berbagai hal. Ada yang memang tidak bisa hadir karena sakit atau lansia saat pembagian di kantor desa, ada juga yang memang berhalangan hadir,” kata Henik. (rin/ted)






