Lamongan (beritajatim.com) – TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) menyalurkan bantuan sosial Ramadhan kepada LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak).
Diketahui, kegiatan tersebut digelar masih dalam rangkaian peringatan HKG (Hari Kesatuan Gerak) ke-51 PKK. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi masyarakat Lamongan.
Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartika menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini berjumlah Rp 286 juta, yang disebar untuk 40 LKSA Lamongan. Kegiatan ini dipusatkan di Pendopo Lokatantra Lamongan.
BACA JUGA:
Lamongan Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Daerah Terbaik I Jatim
“Kami berterima kasih kepada Baznas, karena dalam kegiatan hari ini biaya yang digelontorkan meningkat, yakni sebesar Rp 286 juta. Kami menyalurkannya kepada 40 LKSA Lamongan, dengan tiap LKSA memperoleh uang tunai Rp 5,5 juta, kemudian 50 kilogram beras, mie instan 3 dus, gula 10 kilo dan minyak goreng 12 liter,” ungkapnya, ditulis Sabtu (15/4/2023).
Tak hanya itu, Anis juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan apabila merasa kesulitan dalam melaksanakan pembayaran biaya sekolah, yakni melalui koordinasi dengan Sekretaris kecamatan (Sekcam) setempat. “Kordinasikan dengan Sekcam selaku salah satu perwakilan Baznas di kecamatan, kemudian nantinya dilakukan survei sebelum (yang bersangkutan) benar-benar dipilih sebagai penerima bantuan,” imbaunya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang turut hadir mengatakan bahwa Pemkab Lamongan akan terus mendorong agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana secara kontinyu, sehingga dapat memberikan dampak yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lamongan.
“Kami Pemerintah Kabupaten Lamongan mengucapkan selamat. Kami akan terus mendorong supaya kegiatan ini bisa berjalan terus secara kontinyu, dan tentu setiap tahun semakin hebat dan lebih besar lagi,” kata Bupati Yuhronur.
“Mudah-mudahan ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan seluruh warga di Kabupaten Lamongan. Kami juga mengupayakan agar semua bantuan pembangunan, baik program dan kegiatan ini dapat merata di seluruh Lamongan,” harapnya.
BACA JUGA:
Tahun 2023, Lamongan Targetkan 9 Pembangunan Palang Pintu KA Tuntas
Sementara, Ketua Baznas Lamongan Bambang Eko Muljono mengaku pihaknya sangat terbantu dengan adanya kerjasama dari berbagai pihak, utamanya TP PKK Lamongan, dalam penyaluran zakat. “Kadang Bu Anis ini suka jalan-jalan, kemudian menemukan lansia atau orang yang membutuhkan, saya harap kita semua juga turut masif melakukan hal sedemikian rupa. Kalau Pak Bupati ini intinya tidak mau ada warganya yang kesulitan, juga sesuai petunjuk beliau tidak boleh ada anak yang tidak sekolah karena tidak ada biaya,” paparnya.
Di sisi lain, Ketua LKSA Lamongan Nadhir menuturkan bahwa LKSA di Kabupaten Lamongan yang menangani anak-anak sesuai undang-undang kesejahteraan sosial ini sistemnya sudah terlaksana dengan baik. “Ada 2.492 anak terlantar, anak yatim dan dhuafa yang tergolong sangat miskin, 1.091 berada di panti dan asrama dan 1.401 di luar panti. Ada 940 anak yatim yang dirawat di 40 LKSA Lamongan, dan 40 LKSA ini telah berjalan dengan baik,” tuturnya. [riq/suf]






