Gresik (beritajatim.com) – Progres konstruksi smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Manyar, Kabupaten Gresik mencapai 61,5 persen sampai triwulan pertama 2023.
Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati menuturkan, pembangunan smelter menunjukan kinerja yang positif sesuai dengan rencana.
“Kami menargetkan pembangunannya tuntas sampai akhir 2023. Bersamaan dengan ekspansi smelter di PT Smelting yang berkapasitas 300 ribu ton. Nantinya total kapasitas PT Smelting menjadi 1,3 juta ton konsentrat tembaga, sementara smelter kedua di Manyar berkapasitas 1,7 juta ton konsentrat tembaga. Sehingga apabila digabung kedua smelter memiliki kapasitas pengolahan sebesar 3 juta ton konsentrat tembaga,” tuturnya, Kamis (13/4/2023).
Ia menambahkan, pada awal tahun 2024 smelter PTFI akan melakukan pre-commissioning dan commissioning. Kemudian akan dilakukan operasional smelter secara bertahap hingga akhir 2024.
“Operasional akhir 2024 secara bertahap hingga 100 persen,” imbuhnya.
https://beritajatim.com/ekbis/proyek-pembangunan-pt-freeport-indonesia-baru-8-persen/
Meski hanya memiliki nilai tambah sebesar 5 persen lanjut dia, namun multiplayer effect dari smelter sangat luar biasa. Terutama untuk industri manufaktur yang menggunakan bahan baku katoda tembaga.
Sebelumnya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menyatakan dengan adanya smelter ini bagaimana bisa mendorong industri hilirnya masuk ke Indonesia.
Tony menjelaskan, konsumsi tembaga untuk kendaraan listrik dan energi terbarukan akan meningkat pesat. 65 persen tembaga di dunia digunakan pada aplikasi penghantar listrik. Terutama kendaraan listrik dimana menggunakan tembaga 4 kali lebih banyak dibanding kendaraan konvensional.
“Energi terbarukan juga demikian, menggunakan tembaga yang lebih banyak. Keberadaan smelter tembaga dengan design single line terbesar di dunia yang tengah dibangun PTFI ini, akan menjadi salah satu bagian dari ekosistem kendaraan listrik. Selaras dengan komitmen perusahaan untuk mendukung agenda percepatan pengembangan industri hilir dan transformasi ekonomi nasional,” ungkapnya.
Smelter dengan single line terbesar di dunia ini telah tertanam sebanyak 18 ribu pile dengan total investasi hingga akhir Maret 2023 telah mencapai IS$1,95 miliar dari total investasi US$3 miliar. (dny/ted)






