Jember (beritajatim.com) – Ganjarian Jawa Timur yakin PDI Perjuangan akan mencalonkan Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden 2024. Opsi terbaik untuk mencetak kemenangan politik tiga kali beruntun hanya ada pada Ganjar.
“Hari ini PDI Perjuangan tidak ada pilihan lain. Kalau PDI Perjuangan sendirian dan mengusung Puan Maharani, sudah dijamin akan kalah. Mau tidak mau, 95 persen PDI Perjuangan ke Ganjar,” kata Komandan Ganjarian Teritorial Jawa Timur Agus Hadi Santoso, Kamis (13/4/2023).
Koalisi besar lima partai politik yang saat ini bersama Joko Widodo sudah memberikan tekanan kepada PDI Perjuangan. Kalau PDIP masih memaksakan Puan, menurut Agus, koalisi besar itu akan bergerak terus untuk mencalonkan Ganjar dan Prabowo Subianto. “Kalau PDI Perjuangan tidak segera bergerak, habis. Bisa ketinggalan, apalagi yang dicalonkan sosok yang tak populer,” katanya.
Dari sini Agus melihat ada upaya menggoreng situasi tidak nyaman antara PDIP – Joko Widodo dan Joko Widodo – Ganjar. “Yang didasarkan pada kegagalan Piala Dunia U20 di Indonesia. Padahal itu sudah clear, tidak ada persoalan. Pak Jokowi tidak akan meninggalkan PDIP. Ini anatomi politik yang tidak diketahui orang yang bukan orang PDIP,” katanya.
Namun Ganjarian Jatim memberikan catatan bahwa koalisi besar yang saat ini berada di kubu Jokowi berpotensi terpecah. “Jika lima partai (dalam koalisi) itu memaksakan kehendak masing-masing. Karena itu susah, dan itu semua akan mengerucut pada Pak Jokowi. Pada saat Pak Jokowi sudah digandeng Bu Mega dan Ganjar dimasukkan, selesai,” katanya.
Ada tiga kekuatan yang menurut Agus bisa berpengaruh, yakni PDI Perjuangan, relawan Jokowi, dan relawan Ganjar. Apapun yang terjadi Ganjar akan mencalonkan diri jadi presiden. “Dia akan didesak relawan Ganjar dan relawan Jokowi untuk mencalonkan diri. Ini demi kepentingan bangsa. Ganjar sudah loyal kepada partai dengan mengorbankan diri menjadi tidak populer dalam urusan Piala Dunia U20,” katanya.
Namun Agus percaya PDI Perjuangan akam bergabung dalam koalisi besar demi kepentingan bangsa. “Tidak akan ada pertempuran macam-macam di Indonesia. Kami yakin Pak Jokowi akan membawa gerbong koalisi besar ke pilihan PDI Perjuangan,” katanya. [wir]






