Blitar (beritajatim.com) – Keluarga Anas Urbaningrum di Blitar meminta SBY untuk memohon maaf. Ini lantaran kasus yang menjerat Anas dinilai karena SBY.
Pernyataan itu disampaikan secara tegas oleh adik kandung Anas Urbaningrum, Anna Luthfie, menanggapi cuitan Ketua Bapilu Demokrat, Andi Arief. Dia sempat mengingatkan Anas Urbaningrum untuk memohon ampun kepada Allah SWT dan meminta maaf kepada SBY usai bebas.
Anna Luthfie Amenegaskan, saran Andi Arief merupakan tindakan yang arogan. Pihak keluarga menyakini Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu sebagai korban kriminalisasi yang telah didesain oleh SBY.
Untuk itu, keluarga Anas Urbaningrum berbalik menyarankan Andi Arief agar SBY meminta maaf kepada Anas Urbaningrum.
Baca Juga:
Anas Urbaningrum Bakal Disambut Ratusan Orang di Blitar
“Kami meyakini bahwa Mas Anas adalah korban dari kriminalisasi. Designer utamanya Pak SBY. Keyakinan kami seperti itu. Jadi kami sarankan Andi Arief agar menyampaikan ke SBY agar minta maaf kepada Mas Anas,” kata Anna Lutfhie, Selasa (11/4/2023).
Mengenai kebebasan Anas Urbaningrum yang berbarengan dengan tahun politik, Anna Lutfhie menjelaskan hal itu tidak ada kaitannya dengan skenario balas dendam politik. Tetapi kebebasan Anas Urbaningrum memang sesuai jadwal setelah menjalani masa tahanan selama 8 tahun.
“Kebetulan saja. Tidak ada skenario politik. Mas Anas sudah diam dan istirahat selama menjalani masa tahanan 8 tahun. Setelah kebebasannya, Mas Anas tentu akan kembali berpolitik,” imbuhnya.
Baca Juga:
Anas Urbaningrum Akan Ziarah ke Makam Ayah di Blitar
Anas Urbaningrum sendiri terancam pencabutan hak politik usai menjalani masa tahanan 8 tahun. Anas Urbaningrum terancam pencabutan hak politik selama 5 tahun.
Menanggapi hal itu, pihak AU akan memanfaatkan fasilitas PK kedua. Fasilitas ini akan dipergunakan secara maksimal jika waktunya tepat.
“Kami akan maksimalkan fasilitas PK kedua. Waktunya kapan, kami belum bisa menentukan,” pungkasnya.
Sebelumnya , Andi Arief menyarankan Anas Urbaningrum untuk meminta maaf terbuka ke Susilo Bambang Yudhoyono serta kepada kader Demokrat. Andi Arief menyebut partai Demokrat hampir karam karena Anas Urbaningrum.
Patut ditunggu seperti apa langkah dari Anas Urbaningrum terkait gerakan politiknya terutama yang berkaitan dengan SBY dan Partai Demokrat. [owi/beq]






