Surabaya (beritajatim.com) – Rekaman CCTV viral menjadi senjata Satreskrim Polrestabes Surabaya dalam mengungkap berbagai kejahatan jalanan. Terbaru, Satuan yang dipimpin AKBP Mirzal Maulana itu mengungkap tiga kasus pencurian kendaraan bermotor dan menangkap empat pelaku.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pasma Royce mengatakan, rekaman CCTV yang viral dan berseliweran di media sosial membuat anggotanya lebih mudah menangkap pelaku kejahatan.
“Di antara kasus yang diungkap ini ada yang pernah tertangkap cctv dan viral. Dari ketiga kasus ini bahwa kasus pencurian dengan pemberatan diantaranya sebelas tkp. Kedua, adalah curanmor dengan dua tkp, ketiga curanmor roda empat yang sempat viral di media sosial,” ujar Pasma.
Baca Juga:
Penjual Miras di Kertopaten Surabaya Sudah 5 Kali Terjaring Razia Polsek Simokerto
Namun bak pedang bermata dua, rekaman CCTV yang viral juga membuat pelaku kejahatan terlebih dahulu kabur sebelum berhasil ditangkap pihak kepolisian.
Seperti yang terjadi pada kasus pencurian sepeda motor milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hingga kini, maling motor pegawai pemkot pada Sabtu (25/3/2023) lalu itu belum tertangkap.
Pasma mengklaim, pihaknya telah mengidentifikasi rekaman CCTV dan mengantongi identitas pelaku, namun saat ini tersangka diketahui sudah kabur terlebih dahulu usai mengetahui videonya viral di media sosial.
Baca Juga:
Polrestabes Surabaya Petakan Rumah Warga yang Ditinggal Mudik
“Karena viralnya video tersebut, tersangka telah kabur ke luar kota Surabaya. Kami masih mencari keberadaan pelaku. Kami juga masih melakukan pendalaman,” imbuh Pasma.
Dari data yang dihimpun beritajatim.com, setidaknya ribuan CCTV telah terpasang di berbagai titik di Kota Surabaya. Namun hal tersebut tidak membuat bandit curanmor takut untuk melaksanakan aksinya di Kota Surabaya. [ang/beq]






