Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi aksi balap liar di wilayah hukum Polresta Mojokerto, Satlantas melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).
Anggota Satlantas Polresta Mojokerto pengamanan jalur di simpul-simpul wilayah hukum Polresta Mojokerto saat ngabuburit, sholat tarawih dan selesai sahur.
Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso menjelaskan, mendekati akan digelarnya Operasi Ketupat Semeru 2023, pihaknya sudah melakukan KRYD. “KRYD adalah kegiatan rutin yang kita laksanakan. Artinya setiap hari kita menempatkan personel pada saat ngabuburit, sholat tarawih dan selesai sahur,” ungkapnya, Selasa (11/4/2023).
Baca Juga: Balap Liar Jazz vs Yaris di Mojokerto, Ancaman 1 Tahun Penjara Menanti
Pihaknya melaksanakan pengamanan jalur di simpul-simpul wilayah Mojokerto Kota. Menurutnya, peningkatan volume kendaraan terjadi pada saat ngabuburit, selesai sholat tarawih dan selesai sahur. Sehingga pihaknya melakukan antisipasi di jam-jam rawan tersebut karena aktivitas masyarakat cukup banyak di jam tersebut.
“Kalau dalam kota tetap kita antisipasi keseluruhan karena jalur dalam kota adalah jalur utama kendaraan masuk ke wilayah kita. Kalau jalur nasional yang kita antisipasi adalah Jalur By Pass karena kita tahu saat ini dalam perbaikan, pengecoran. Mudah-mudahan mendekati Lebaran, sudah selesai,” katanya.
Meskipun, diakuinya, proses pengecoran di jalur nasional tersebut belum selesai secara tuntas. Pihaknya sudah menyampaikan kepada pengembang agar Jalur By Pass Mojokerto bisa dilalui kendaraan saat mudik Lebaran 2023. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Jawa Timur menyampaikan tanggal 13 April 2023, jalur nasional tersebut sudah bisa dilalui kendaraan.
“Untuk empat kecamatan di wilayah utara sungai (Sungai Brantas) adalah wilayah Kemlagi karena wilayah Kemlagi adalah perbatasan dengan Jombang dan Lamongan. Sehingga menjelang ngabuburit, buka puasa dan saat sahur, di jalur perbatasan Jombang-Lamongan terjadi peningkatan masyarakat,” ujarnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/razia-balap-liar-di-mojokerto-belasan-pemuda-disanksi-tilang/
Sehingga, lanjut Kasat, wilayah Kemlagi menjadi daerah di utara sungai yang menjadi antisipasi dari Satlantas Polresta Mojokerto. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Kemlagi melakukan patroli gabungan di wilayah tersebut sehingga bisa dilakukan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kita lakukan patroli gabungan untuk mengamankan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan masyarakat yang membahayakan bagi keselamatan pengendara. Baik itu yang bersangkutan maupun pengendara lain,” tegasnya. [tin/ted]






