Tuban (beritajatim.com) – Suasana haru terlihat di Lapas Kelas IIB Tuban, Kamis (6/4/2023). Bahkan tidak jarang dari mereka meneteskan air mata. Keharuan tersebut saat para napi melakukan buka puasa bersama dengan keluarganya masing-masing. Moment ini adalah pertama kali digelar setelah pandemi Covid-19 selama dua tahun.
Dalam buka bersama itu terlihat banyak keluarga napi memadati Lapas Kelas IIB Tuban. Ada suami, ada istri, bahkan ada juga anak-anak yang selama ini memendam rindu kepada orangtuanya yang berada di penjara.
Kepala Lapas Tuban Siswarno mengungkapkan, kedatangan para keluarga warga binaan atas undangan dari Lapas Kelas IIB Tuban. Sebelumnya, mereka harus mendaftarkan diri terlebih dahulu. “Ini acara perdana program buka puasa bersama keluarga, setelah pandemi Covid-19,” ucap Siswarno.
BACA JUGA:
Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Tuban Gelar Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Menurutnya, tidak ada batasan keluarga yang ikut. Namun kebanyakan dari mereka sudah memiliki istri dan anak. Begitu sebaliknya dengan narapidana perempuan yang memiliki suami dan anak juga bisa mengikuti buka puasa bersama di Lapas Tuban. “Tujuannya untuk mempertemukan warga binaan dengan keluarganya dalam momentum bulan Suci Ramadhan,” tuturnya.
Siswarno menambahkan, momentum bulan suci Ramadhan ini, pihaknya ingin memberikan hak untuk warga binaan agar dapat menjalin silaturahmi kepada sanak saudara. “Kami mencoba bagaimana caranya ada satu pelayanan di luar dari kebiasaan tetapi dapat mengena langsung kepada pribadi warga binaan,” kata Siswarno.
Ia juga menyampaikan rasa terharu melihat pendekatan keluarga warga binaan, sehingga kegiatan seperti ini sebagai solusi merekatkan hubungan keluarga di bulan Ramadhan. “Ini momentum yang tidak bisa dilupakan, tentunya para keluarga sudah sangat rindu,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Satu Warga Binaan Lapas Tuban Terkonfirmasi Gejala HIV/AIDS
Sementara itu, Hanany salah satu warga binaan merasa senang bisa bertemu dengan keluarganya. Bahkan dirinya bisa buka puasa bersama suami dan anak. “Kangen sama anak, alhamdulilah bisa buka puasa bareng,” ucap Hanany.
Tangis haru salah satu ibu narapidana Andy Abdullah juga tidak terbendung saat melihat anaknya dan bisa buka puasa. Andy mengaku senang bisa bertemu dengan ibu dan bapaknya, bisa lebih dekat dan mengobati rasa kangen, terlebih dibawakan masakan. “Ya alhamdulilah bisa merasakan buka puasa bareng keluarga,” ucapnya. [ayu/suf]
![Tangis Haru Napi Lapas Tuban saat Buka Puasa Bersama Keluarga Salah satu napi saat buka puasa bersama kedua orangtuanya di Lapas Kelas IIB Tuban, Kamis (6/4/2023). [Foto : Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230406-WA0052.jpg)





