Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut perempuan hari ini harus tangguh. Maksudnya tangguh kali ini harus bisa menghadapi segala tantangan dan berintegritas tinggi.
Pernyataan itu menjadi pembuka saat Bupati Ipuk bertandang ke Ponpes Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari dalam rangka silaturahmi. Saat itu, Ipuk mendampingi sang suami yang juga Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas.
Sejumlah jajaran masyayikh PP Darussalam turut menyambut dalam kegiatan itu. Di antaranya, KH. Hisyam Syafaat, KH. Hasyim Syafaat, KH. Afif Jauhari Syafaat, KH. Abdul Kholiq Syafaat dan KH. Abdul Munib Syafaat. Tampak pula Nyai Hj. Handariyatul Masruroh.
“Menjadi perempuan hari ini harus tangguh. Harus siap menghadapi tantangan,” ungkap Ipuk
Tak hanya itu, Bupati Ipuk juga menyapa para santriwati. Di depan pata santri, dirinya menyatakan jika perempuan harus mampu membuktikan mereka tidak boleh dicap hanya bisa berkiprah di ranah domestik keluarga. Akan tetapi juga di ruang-ruang publik, dengan menjalani beragam profesi yang berdampak ke masyarakat.
“Seperti pegiat keagamaan, guru, dosen, pengusaha, politisi, pegiat seni, pegiat olahraga, dan sebagainya,” ungkapnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/bupati-ipuk-hadiri-forum-silaturahmi-muhammadiyah-ajak-bangun-banyuwangi/
Ipuk menyebut, untuk mencapai kemampuan itu, haruslah dilatih sedini mungkin. Salah satunya mendapatkan pendidikan di pesantren ini.
“Beruntung kalian yang merasakan pendidikan di pesantren. Kalian telah sejak belia dilatih untuk mampu menjadi perempuan hebat. Dilatih mandiri dalam mengurus kebutuhan pribadi, sekaligus juga diasah sedemikian rupa kemampuan intelektualnya untuk berguna bagi bangsa dan agama,” ujarnya.
Menurut Bupati Ipuk, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pun tak tinggal diam. Hingga saat ini tengah berjalan sejumlah beasiswa pendidikan. Hal ini juga bisa diakses oleh para santri untuk meningkatkan kualitas pendidikannya.
Di antaranya adalah Program Banyuwangi Cerdas. Program ini berupa beasiswa untuk jenjang pendidikan strata satu.
Silaturahmi juga berlangsung di ndalem kasepuhan PP. Darussalam. KH. Hisyam Syafaat mendoakan Ipuk diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah. “Mugi-mugi amanah. Tambah manfaat barokah,” ungkap putra sulung KH. Mukhtar Syafaat tersebut.
KH. Abdul Munib Syafaat yang juga anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi juga mengapresiasi kiprah Bupati Ipuk. Menurutnya, bupati perempuan kedua dalam sejarah Banyuwangi ini telah menunjukkan kinerja yang cukup baik. Khususnya dalam peningkatan ekonomi.
“Semoga berbagai persoalan mendasar di Banyuwangi bisa semakin teratasi,” sebutnya. (rin/ted)






