Surabaya (beritajatim.com) – Lebih dari 50 karateka pemegang sabuk hitam dari Pembinaan Mental Karate (PMK) Kyokushinkai Karate-Do Indonesia mengelar latihan bersama di lapangan Tugu Pahlawan, Surabaya, Senin (3/4/2023). Ini merupakan latihan bersama yang pertama kali digelar PMK Kyokushinkai di tempat bersejarah di Surabaya tersebut.
“Luar biasa semangatnya, semua tetap menjalankan latihan tidak ada yang menepi meskipun hujan deras, ” ujar Bambang Haryo Soekartono, pemegang sabuk hitam dan salah satu senior di PMK Kyokushinkai.
Selain mengisi Ramadhan, kegiatan ini juga menguji kemampun dan merekatkan kembali anggota perguruan yang sempat dilanda persoalan hukum.
Baca Juga:
Ketua Hukum Perguruan Kyokushinkai Ditetapkan sebagai Tersangka
“Latihan bersama sering kita gelar, tapi di Tugu Pahlawan ini baru pertama kali. Ini juga sekaligus membuktikan jika anggota kita tetap setia pada perguruan. Hanya satu persen saja yang membelot,” ungkap BHS, sapaan akrab Bambang Haryo
Sementara itu Rudi Hartono, Ketua Forum Sabuk Hitam Seluruh Indonesia mengatakan jika ada beberapa teknik yang diberikan kepada para pendekar bersabuk hitam dalam latihan kali ini.
Baca Juga:
Anggota Perkumpulan PMK Kyokushinkai Tegaskan Tjandra Sridjaja Tak Gelapkan Uang Arisan
“Setiap kali latihan setelah itu sedikit latihan gerkaan dilanjut dengan komite dan latihan ini yang selalu kami lakukan setiap satu minggu dua kali,” ungkap Hartono.
Dengan kegiatan ini diharapakan kegiatan latihan bersama ini bisa menjadi agenda rutin bagi para pemegang sabuk hitam bukan hanya dari Surabaya saja melainkan seluruh Jawa Timur.
“Ya semoga kedepannya semakin sering kegiatan ini dilakukan karena untuk menjaga konidisi fisik dan mental para karateka,”tutupnya. [way/beq]






