Madiun (beritajatim.com) – Sepasang kekasih, Farid Setiawan dan Marta Setiawan yang kedapatan mencuri besin dan mata bor di sebuah bengkel di Desa Simo, Balerejo, Kabupaten Madiun mengaku menjual barang curian. Duit hasil.penjualan digunakan untuk foya-foya.
Hal itu diungkapkan oleh Kanit 1 Pidum Satreskrim Polres Madiun Iptu Johan. Dari keterangan kedua pelaku, sudah lima kali melakukan pencurian. Barang curian diangkut menggunakan mobil dan kemudian dijual. Uangnya digunakan untuk foya-foya.
“Pengakuannya, uang hasil penjualan barang pencurian dibuat untuk bersenang senang dan berfoya foya. Ancaman curat pasal 363 ayat 1 juncto 4 perbuatan berulang maksimal 7 tahun penjara,” kata Iptu Johan.
Masing-masing warga Magetan dan warga Madiun itu awalnya menyewa mobil dari rental. Lokasi sasaran disurvei terlebih dulu. Jika, lokasi aman untuk melakukan pencurian, mereka langsung melancarkan aksinya.
“Modusnya ini awal mulanya menyewa kendaraan mobil dari rental. Kemudian mereka meninjau lokasi dan akhirnya melancarkan aksinya. Dari hasil pemeriksaan awal sejoli tersebut sudah 5 kali melakukan aksinya. Yakni di Madiun 5 kali, serta Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi satu kali. Sasarannya bengkel las, bengkel besi besi tua.Barang bukti 2 buah mata bor, alat untuk mengangkut, dan sebuah mobil,”pungkasnya.
Baca Juga:
Sepasang Kekasih Disergap Warga saat Curi Besi di Madiun
Sebelumnya diberitakan, sepasang kekasih yakni Farid Setiawan dan Marta Setiawan ditangkap pegawai sebuah bengkel di Jalan Raya Balerejo-Muneng, masuk Desa Simo Kecamatan Balerejo Madiun, pada Sabtu (25/3/2023) lalu.
Keduanya yang masing-masing berasal dari Magetan dan Madiun itu kedapatan mencuri besi dan mata bor di bengkel Ilzam Teknik Bubut Rong Cuyu Group.
Salah satu karyawan bengkel Andri Yulianto mengungkapkan, dirinya menyergap para pencuri itu dengan menunggunya di bengkel. Beberapa waktu sebelumnya, dia sempat mendapatkan laporan dari tetangga sekitar bengkel kalau ada suara berisik di bengkel sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Baca Juga:
https://beritajatim.com/siapa-dia/enam-pemuda-madiun-ini-sukses-bikin-film-dengan-budget-hanya-rp-1-juta/
Pun, cerita itu ada hubungannya dengan barang yang hilang di bengkel. Dan totalnya sudah sampai 5 kali. Hingga mereka sempat melihatnya di CCTV. Mereka yang geram usai melihat rekaman CCTV memutuskan untuk menyergap pencuri itu.
“Setelah saya tungguin sama teman teman. Akhirnya pelaku benar benar datang dan mencuri besi dan mata bor. Langsung kami sergap saat itu juga. Pencurian itu terjadi pada Sabtu (25/3/2023). Kata tetangga suara berisik itu terjadi jam 02.00 WIB,” ujar Andri, Rabu (29/3/2023).
Sepasang kekasih itu, lanjutnya, langsung diserahkan ke Polsek Balerejo. Di depan polisi dan masyarakat mereka mengakui telah melakukan tindak kejahatan tersebut.
“Kalau kerugian sudah mencapai puluhan juta rupiah. Selama melancarkan aksinya pelaku memakai mobil Honda Brio,” pungkas Andri. (fiq/ted)






