Sidoarjo (beritajatim.com) – Siswa kelas 8 SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo menggelar workshop bagi siswa SD. Workshop diadakan dalam rangkaian gelar karya hasil pembelajaran proyek profil pelajar Pancasila (P5). Workshop bertema Berekayasa dan Berteknologi Membangun NKRI Melalui Teknologi Ramah Lingkungan dan Digital itu diikuti siswa dari SD Muhammadiyah 1 Waru dan SD Kreatif Insan Rabbani Waru.
Sebelum mengikuti workshop, sebanyak 30 siswa dari dua sekolah itu disuguhi hasil karya proyek yang digelar di ballroom SMP Al Falah Deltasari. Mereka dipandu siswa kelas 8 berkeliling ruang display sambil diminta mencatat hal-hal yang ingin diketahui mereka.
Para siswa SD kelas 5 dan kelas 6 itu disuguhi teknologi panel surya yang sudah dirangkai dan menghasilkan energi listrik. Mereka juga melihat teknologi instalasi penjernihan air yang bisa diterapkan di rumah serta teknologi tanam sistem hidroponik. Mereka juga disuguhi karya video animasi dan website design yang ditayangkan lewat LCD.

Usai berkeliling dan mencatat hasil karya yang dipajang di ballroom, para siswa SD diajak ke ruang auditorium untuk mengikuti warkshop. Mereka dibagi menjadi 5 kelompok peminatan, yaitu kelompok solar cells, eco-tech, hydroponic, video animasi, dan website design.
Selama dua jam mereka mendapatkan paparan materi yang diberikan oleh siswa kelas 8 sesuai dengan kelompok proyek. Para siswa kelas 8 yang menjadi narasumber telah menyiapkan materi serta berbagai alat dan perlengkapan yang dibutuhkan selama workshop.

Para peserta nampak antusias mengikuti workshop. Begitu pula dengan para narasumber yang kelihatan penuh semangat dan gamblang serta sabar dalam menjelaskan dan mempraktikkan teknologi di hadapan peserta. Waktu dua jam nampak masih kurang bagi mereka.
Safa Khansa dari SD Muhammadiyah 1 Waru nampak bersemangat saat melihat jajaran bibit sayur mayur yang baru tumbuh di atas media paralon panjang yang dipajang di depan taman sekolah. Dia sangat senang dan ingin mencoba menanam sayur dengan sistem hidroponik.
“Senang sekali belajar dengan kakak-kakak di SMP Al Falah Deltasari ini. Saya ingin mencoba hidroponik, tapi tidak punya alat-alatnya,” kata Khansa yang baru kelas 5.
Senada dengan Khansa, Ifa Hanifa dan Amira dari SD Kreatif Insan Rabbani Waru sangat gembira dapat berkunjung di SMP Al Falah Deltasari. Mereka berdua serius mengamati saat diajak melihat hasil tanam sayur sistem hidropinik.

Sementara itu, Rafan, Rega, dan Aga dari SD Kreatif Insan Rabbani masing-masing memilih belajar solar cells, website design dan hidrponik. Mereka akan mencoba mempraktikkan yang sudah diajarkan oleh kakak-kakak dari SMP Al Falah Deltasari.
Menurut Gita dan Jila, guru pendamping dari SD Kreatif Insan Rabbani, waorkshop yang dipandu oleh para siswa kelas 8 merupakan proses pembelajaran yang sangat berharga. “Mereka masih kelas 8 tapi sudah berani menjelaskan materi di hadapan anak-anak kami. Ini sangat luar biasa bagi anak-anak,” kata Gita.
[berita-terkait number=”4″ tag=”SMP-Al-Falah-Deltasari-Sidoarjo”]
Hal yang sama disampaikan oleh Mutiara dan Fini, guru pendamping dari SD Muhammadiyah 1 Waru. Mereka mengaku terinspirasi dari kegiatan workshop dan gelar karya P5 yang diadakan siswa SMP Al Falah Deltasari.
“Sangat menginspirasi bagi kami. Nanti kami akan terapkan untuk siswa kami model gelar karya seperti ini,” kata Mutiara penuh semangat.
Sementara itu, Waka Kesiswaan SMP Al Falah Deltasari Defi Ariyani Ega mengatakan, gelar karya proyek kali ini mengundang siswa-siswi SD sebagai bentuk pengimbasan P5.
“Para siswa SMP Al Falah Deltasari berkesempatan untuk sharing kegiatan proyek. Selain melatih komunikasi siswa, mereka juga berbagi praktik baik. Semoga pengimbasan ini bermanfaat untuk semuanya,” kata Defi. [but]






