Kediri (beritajatim.com) – Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH. Marzuqi Mustamar menyebut sulitnya mengurus dan mendapatkan hak paten untuk produk inovatif warga nahdliyyin.
Hal itu disampaikannya saat membuka acara NU Jatim Vaganza di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Sabtu (18/03/2023) pagi. Kesulitan mendapatkan hak paten tersebut berpengaruh terhadap perekonomian di kalangan warga NU.
Padahal menurutnya, kader-kader NU telah memiliki banyak produk inovatif baik di bidang pertanian, perkebunan, pupuk, hingga sektor perekonomian lainnya. Sayangnya, produk-produk tersebut belum memiliki hak paten.
BACA JUGA: Ketua LPNU Kota Kediri Nur Muhyar: Seni Bisa Menjadi Media Dakwah Toleransi Beragama
Kesulitan mengurus hak paten tersebut menurutnya sangat berpengaruh terhadap pemasaran produk inovatif yang dimiliki oleh kader-kader NU, khususnya yang ada di Jawa Timur.
“Seperti petani di Ponorogo, ada rekayasa genetik semangka yang akhirnya bisa menghasilkan semangka yang beratnya sampai 10 kilo. Ini salah satu inovasi yang dilakukan oleh kader-kader NU,” ungkapnya.
Pihaknya mendorong secara internal organisasi, baik di tingkatan PWNU maupun PBNU untuk membentuk tim atau satuan tugas khusus yang bergerak mengurus percepatan pembuatan hak paten tersebut.
Harapannya, produk inovatif yang dimiliki oleh warga NU tersebut bisa segera dipasarkan secara luas. Sebab, menurutnya hal ini merupakan bagian dari jihad ekonomi bersama.
“Saya kira PW, syukur-syukur PB bisa membuat tim atau satgas untuk percepatan mengurus hak paten milik kader-kader NU. Kalau tidak memiliki hak paten yang ber-SNI, artinya kita tidak bisa memasarkan secara luas,” tandasnya.
BACA JUGA: Dosen Universitas Ciputra Surabaya Ajak UMKM Manfaatkan Media Sosial
Sementara itu, acara NU Jatim Vaganza yang merupakan rangkaian dari resepsi Penutupan Perayaan Satu Abad NU dan Anugerah PWNU Jatim Award 2023 dibuka secara simbolis dengan pembacaan basmalah dan mengetuk mikrofon tiga kali.
Acara diawali dengan sambutan ketua panitia oleh Agus H. Adibussoleh Anwar Mansur. Kemudian turut hadir dalam acara pembukaan ini Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abdussalam Sohib, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, pengurus PCNU se-Jawa Timur, lembaga, dan banom NU se-Kota Kediri.
Sebagai informasi, selain NU Jatim Vaganza beberapa rangkaian acara lainnya adalah pasar murah nahdliyyin, istighosah & ijazah kubro, PWNU Jatim Award 2023, anugerah mahakarya ulama Jawa Timur, anugerah juara Porseni NU, dan panggung kemeriahan oleh OG Balasyik & Cak Shodiq. (ian)







