Malang (beritajatim.com) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (FEB Unisma) melakukan penandatanganan naskah kerjasama dengan PT. Bank Mandiri Persero,Tbk. Hal itu dalam rangka meningkatkan kompetensi digital mahasiswa dan lulusan FEB Unisma.
Penandatanganan dihadiri langsung oleh Area Manager PT Bank Mandiri Tbk Malang, Upit W. Palupi. Setelah hanya penandatanganan kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah tamu itu mengusung tema ‘Transformasi Digital Perbankan’. Turut hadiri pula Dito Birowo sebagai Kepala Cabang Malang, kemudian Siti Nurul Azizah sebagai Area Transaction and Funding Mgr, serta Wahid Hasyim dan Ilsa Yuniasari yang saat ini menjabat sebagai Kepala cabang Malang Tlogomas.
Kegiatan yang bertempat di Hall Gedung Utsman Bin Affan lantai 7 Universitas Islam Malang pada Rabu (15/3/2023) lalu itu sebagai agenda penting karena dalam rangka peningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikan oleh Nur Diana S.E., M.Si., selaku Dekan FEB Unisma.
Menurut Diana, agenda ini juga sesuai dengan salah satu visi FEB Unisma untuk menciptakan lulusan yang handal, berdaya saing dan mendukung Indonesia maju. “Sejalan dengan program MBKM, FEB Unisma siap memberi fasilitas untuk mahasiswa pada saat semester 4 ke atas dari 9 program MBKM yang berhubungan dengan dunia usaha, kerja, dan industri,” kata Diana, Sabtu (18/7/2023).

Dukungan itu, sambungnya, diberikan dalam bentuk fasilitasi fakultas yang meliputi praktik magang, penelitian, dan sharing edukasi dengan para praktisi. Dukungan tersebut sebagai bentuk penyesuaian dengan kebutuhan SDM di Era 5.0.
“Saat ini dibutuhkan lulusan yang berkarakter digital dan kompeten dalam kemampuan analisis, decision making. Dibutuhkan juga yang handal pada hardskill dan klerikal. Semenetara itu pekerjaan yang bersifat repetitive telah digantikan teknologi robot, automatization, cloud, dan artificial intelligence. Oleh sebab itu, calon lulusan harus siap adaptasi dengan kebutuhan bisnis yang bersifat VUCA,” pungkas perempuan alumni UB dan UGM itu.
Terpisah, Upit W Palupi ketika penandatanganan nota kerjasama memaparkan bahwa PT Bank Mandiri Tbk akan mendukung program dari FEB Unisma. Menurutnya dengan program MBKM tersebut akan menciptakan SDM unggul.
“Nantinya bisa menghasilkan program turunan seperti magang, studi independen dan lainnya. Kami juga mempersiapkan diri untuk mendukung program praktisi mengajar di FEB Unisma agar bisa mengurangi kesenjangan dunia Pendidikan tinggi dengan Industri,” kata Upit W Palupi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unisma”]
Sementara itu, Area Transaction and Funding Mgr, Siti Nurul Azizah memaparkan bahwa teknologi informasi saat ini berkembang sangat cepat. Kecepatan itu membawa kehidupan masyarakat masuk pada era baru yang disebut revolusi industri 4.0.
“Era ini ditandai dengan perkembangan berbagai inovasi teknologi seperti Cloud Computing, Artificial Intelligence (AI), internet of thing (IoT), dan Machine Learning. Revolusi industri 4.0 untuk perbankan diantaranya berubahnya ekspektasi dari konsumen, adanya peningkatan kualitas produk dan layanan penggunaan data (data-enhanced Products),” tuturnya.
Selain itu, muncul pula kemitraan baru dengan financial technology dan big technology companies. Kemudian adanya transformasi bisnis dari konvensional menjadi digital. “Kita harus berpikir kreatif. Artinya, melihat proyeksi ke depan ke arah mana perilaku nasabah berubah untuk melakukan transaksi perbankan,” ujarnya. [dan/but]






