Surabaya (beritajatim.com) – Libur lebaran menjadi momen bagi masyarakat untuk mudik atau pulang kampung. Tak heran jika sejumlah jalan akan ramai dengan kendaran yang berlalu lalang. Pasalnya, beberapa provinsi di indonesia akan menjadi tujuan mudik lebaran.
Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah pemudik libur Lebaran pada tahun ini diperkirakan sebanyak 123,8 juta orang atau 45,8% dari jumlah penduduk Indonesia. Angka ini mengalami kenaikan 14,2% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sejumlah 85,5 juta orang.
Dari hasil survei itu disebutkan bahwa tujuan bepergian sebanyak 85,9% atau 106 juta orang karena mudik untuk pulang kampung, sedangkan 17,8 juta orang bertujuan liburan dan lainnya.
Adapun beberapa faktor yang berpengaruh untuk mudik yaitu kondisi ekonomi atau keuangan keluarga sejumlah 31,02%, cuti bersama sebesar 12,76% dan tidak ada Covid-19 sebanyak 12,6%.
Lantas, provinsi mana yang diperkirakan menjadi daerah tujuan mudik Lebaran 2023? Berikut proyeksi daerah tujuan mudik terbanyak berdasarkan survei Kemenhub.
BACA JUGA: Catat, 7 Kereta Api Tambahan Mudik Lebaran Tujuan Blitar, Kediri, Malang, Surabaya
- Provinsi Jawa Tengah yaitu sebesar 26,45 persen (32,75 juta orang).
- Provinsi Jawa Timur 19,87 persen (24,60 juta orang)
- Provinsi Jawa Barat 16,73 persen (20,72 juta orang)
Selain tiga provinsi tersebut, daerah yang diproyeksikan menjadi tujuan pemudik yaitu Jabodetabek 6,52% (8,07 juta orang) dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 4,78 persen (5,9 juta orang).
Survei Kemenhub juga menyebutkan, sebesar 77,3 juta orang atau 62,5% pemudik berasal dari Pulau jawa. Daerah asal pemudik terbanyak berasal dari Jawa Timur 17,1% (21,2 juta orang). Berikutnya Jawa Tengah 15,1% (18,7 juta orang), Jabodetabek 14,8% (18,3 juta orang), Jawa Barat 12,1% (14,9 juta orang) dan Sumatra Utara 3,6% (4,4 juta orang).
Untuk pilihan moda transportasi, sebanyak 27,32 juta pemudik diproyeksikan menggunakan mobil pribadi pada Lebaran 2023. Jumlah tersebut setara dengan 22,07% dari total pemudik. Sebanyak 25,13 juta pemudik diperkirakan pergi ke kampung halamannya menggunakan sepeda motor.
Sedangkan pemudik yang akan memakai bus diproyeksikan sebanyak 22,77 juta orang. Ada pula 14,47 juta orang yang akan mudik menggunakan kereta api antarkota pada Lebaran 2023. Sementara, pemudik yang menyewa mobil sebanyak 9,53 juta orang.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan secara daring (online). Mulai dari perencanaan dan analisis hasil surveinya dilakukan bekerja sama dengan kalangan akademisi dan pakar transportasi.
Pelaksanaan survei ini juga mempertimbangkan berbagai faktor, di antaranya yaitu sosiologis, ekonomi, budaya, dan dinamika yang terjadi di masyarakat, serta perubahan kebijakan dan regulasi terkait dengan penanganan kondisi Covid-19 yang semakin membaik. (nap)






