Jember (beritajatim.com) – Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) tengah menyiapkan tim nasional untuk mengikuti turnamen sepak bola amputasi Piala Asia di Uzbekhistan pada Oktober 2024 dan Piala Dunia 2026.
“Nanti akan ada training camp (TC) tahun ini. Sebulan di Jakarta dan sebulan di Turki. Kami akan merangkul seluruh pemain di Indonesia, baik di Jawa Timur, Jakarta, Sumatera Barat, Riau, dan lain-lain,” kata Sekretaris Jenderal Persatuan PSAI Rusarmanto Sutomo, ditulis Kamis (16/3/3023).
Rixhie Saputra, Direktur Teknik PSAI, menambahkan, pihaknya sedang berusaha menjaring 45 pemain dari seluruh Indonesia. “Kami untuk kerangka tim sebenarnya sudah ada. Tinggal cari tambal sulam pemain line up utama dan cadangan, sehingga tidak terjadi ketimpangan dalam tim,” katanya.
Baca Juga:
Enam Tim Sepak Bola Amputasi Perebutkan Piala Bupati Jember
Saat ini, PSAI mempertahankan delapan hingga sembilan pemain yang memperkuat timnas dalam Piala Dunia 2023 di Turki. “Yang dibutuhkan dalam satu tim adalah 20 pemain,” kata Rixhie.
Proses perburuan bakat ini dilakukan dengan cara memantau setiap turnamen, seperti Piala Bupati Jember yang digelar pada 15-19 Maret 2023. “Putra-putra Jember, Pasuruan, dan Surabaya menjadi bagian dari timnas di Piala Dunia di Turki. Mudah-mudahan jumlah yang masuk timnas bertambah,” kata Sutomo.
Baca Juga:
Pembukaan Piala Bupati Jember, Persaid Gilas Banyuwangi 11-0
Selain memantau lewat turnamen, pemantauan dilakukan melalui video latihan pemain-pemain luar Jawa yang dikirimkan ke PSAI. “Jumlah turnamen memang sangat minim, karena memang sepak bola amputasi bisa dikatakan masih baru walau kita sudah punya prestasi mendunia. Kita perlu pikirkan strategi publikasi lewat cara apapun,” kata Rixhie.
“Saat ini harapannya lewat prestasi tim nasional sepak bola amputasi hingga level internasional bakal banyak pihak yang mendukung kita, baik pemerintah maupun swasta,” kata Rixhie. [wir/beq]






