Surabaya (beritajatim.com) – Aji Santoso pelatih Persebaya cukup optimis melawan Barito Putra, Kamis (9/3/2023) di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Optimisme Aji karena bisa menggunakan pemain formasi lengkap. Meski yakin, Aji mengaku tetap waspada.
Menurut Aji, meski tim besutan Rahmad Darmawan ini baru mengalami kekalahan melawan laga away melawan Persik Kediri, hal itu tidak bisa dijadikan patokan. Dia justru waspada dengan kebangkitan Barito Putra.
“Barito barusan kalah itu tidak bisa menjadi patokan menang kalah karena sebelumnya di laga home mereka bisa menang melawan tim papan atas Persib Bandung. Tentu jika bermain di home mereka memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi. Tergantung dari kondisi dan situasi juga,” ungkap Aji.
Aji Santoso sudah memberikan evaluasi kepada para pemainnya. Belajar dari tiga permainan sebelumnya yang harus menyerah tanpa kemenangan.
“Dipertandingan sebelumnya para pemain kurang sabar di sepertiga pertahanan lawan. Ini yang harus dibenahi. Tidak boleh lagi melakukan kesalahan seperti ini,” ungkap Aji.
Para pemain harus lebih sabar dengan serangan yang dilakukan tim lawan. Dia berpesan jika memang Persebaya harus menerima kebobolan gawang maka ada hal yang harus diingat yakni tetap tenang dan sabar.
[berita-terkait number=”4″ tag=”persebaya”]
“Kena gol heading, mereka panik dan terburu-buru. Saya ingatkan ini supaya mereka bisa lebih sabar. Supaya di pertandingan berikutnya, pertahanan lebih rapi dan tidak terburu-buru. Supaya tidak melakukan pelanggaran lagi,” ungkap Aji.
Pada pertandingan terakhir, Persebaya bermain imbang melawan Rans Nusantara 2-2, setelah. Sebelumnya justru dua kali menelan kekalahan melawan Bali United dan PSM Makasar.
Sementara itu di laga terakhirnya, Barito Putra kalah melawan Persik Kediri dengan skor 2-0, setelah menang di pertandingan melawan Persib Bandung 2-1. [way/but]






