Pasuruan (beritajatim.com) – Longsor yang menimpa empat rumah milik warga di Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Material longsor sampai saat ini masih dalam proses evakuasi. Alat berat kesulitan saat memasuki lokasi longsor.
Camat Tosari Hendi Candra Wijaya menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemkab Pasuruan. Ada sebanyak dua unit alat berat yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi.
“Dua alat berat ini dikerahkan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan. Karena sebelumnya warga kesulitan untuk melakukan evakuasi dan banyak banyak material batu,” kata Hendi, Senin (6/3/2023).
Hendi menambahkan material pondasi yang berupa batu besar sangat sulit dipindahkan. Meskipin sebelumnya warga sudah melakukan gotong royong.
Ditambahkannya lagi, longsor ini diakibatkan karena curah hujan yang sangat tinggi. “Resapan airnya juga kurang memadai sehingga terjadilah longsor,” tambahnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”longsor-pasuruan”]
Diberitakan sebelumnya longsor telah menimpa empat teras rumah di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasurian. Akibatnya empat teras rumah warga tersebut tertimbun tanah dengan ketebalan 15 meter.
Untungnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya kerusakan rumah warga di bagian depan. [ada/but]






