Magetan (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan roda dua terjadi di Jalan Raya Maospati Barat tepatnya selatan Balai Desa Sempol Kecamatan Maospati, Magetan, Jawa Timur, Minggu (5/3/2023) pukul 03.15 dini hari. Akibatnya, dua pemuda pengendara motor meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan kejadian tersebut berdasarkan laporan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan. Kejadian itu melibatkan kendaraan Yamaha Vixion bernopol AE 4855 CG yang dikendarai oleh Bayu Irawan (24) warga Desa Gunungan, Kartoharjo, Magetan.
Serta, Kendaraan Vario nopol AE 4778 NQ yang dikendarai oleh Andik Nopi Prasetyo (23) warga Desa Manjung, Barat, Magetan. Juga, kendaraan Yamaha Vixion nopol AE 6334 QU Dhana Mura Rohali (23) pemuda warga Kelurahan Kraton Kecamatan Maospati membonceng Sudarman (40) warga Desa/Kecamatan Sukomoro, Magetan.
“Semula motor Yamaha Vixion nopol AE 4855 CG bergerak dari arah Barat ke Maospati , sesampainya di TKP tepatnya di selatan Balai Desa Sempol bersamaan dengan itu dari arah berlawanan bergerak Honda Vario nopol AE 4778 NQ yang bergerak terlalu kekanan. Karena jarak yang sudah dekat dan kurang antisipasinya sehingga terjadi tumburan dan kemudian terjatuh,” kata Kuncahyo, Minggu (5/3/2023).
“Bersamaan dengan itu dari arah Barat ke Maospati juga bergerak motor Yamaha Vixion Nopol AE 6334 QU yang karena jarak yang sudah dekat dan kurang antisipasinya akhirnya menabrak motor Yamaha Vixion nopol AE 4855 CG yang terjatuh di depannya tersebut sehingga terjadi tabrakan berikutnya dan terjadilah laka lantas beruntun,” tambah Kuncahyo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-magetan”]
Akibatnya, Bayu Prasetyo mengalami luka parah, dia pun meninggal dunia usai sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Sayidiman Magetan. Sementara, Andik Nopi Prasetyo meninggal dunia di lokasi kejadian. Juga, Sudarman mengalami luka di kepala.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pun, mengamankan tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti. Kuncahyo mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara apalagi saat malam hari. Jalanan yang sepi seharusnya tak membuat pengguna jalan ngebut.
“Kami mengharap masyarakat juga tetap menjaga tertib berlalu lintas menaati rambu lalu lintas sehingga kecelakaan bisa dihindari,” pungkasnya. [fiq/but]






