Malang (beritajatim.com) – Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, sekitar 16.990 ASN akan pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2024 mendatang.
Dari jumlah tersebut, sekitar 11 ribu lebih adalah ASN dan 5 ribu lebih merupakan TNI/ POLRI. Rumah dinas bagi ASN juga tengah disiapkan berupa tower apartemen yang berada di ring 1 atau dekat dengan Istana Negara. Rencananya sebelum seluruhnya dipindahkan akan ada simulasi.
“Untuk menyiapkan towernya hampir tidak ada isu, karena anggarannya sudah disiapkan dan telah proses sekarang ini. Karena memang sekarang masih proses beberapa simulasi dari mereka yang akan diajak kesana,” kata Azwar Anas di Universitas Brawijaya, pada Jumat (3/3/2023).
BACA JUGA:
MenPAN-RB Apresiasi Pengembangan Mall Pelayanan Publik Kabupaten Probolinggo
Azwar Anas mengklaim sejauh ini tidak ada laporan penolakan dari ASN yang akan pindah ke IKN. Malahan, banyak yang berminat. Buktinya, banyak pengajuan dari daerah yang ingin dipindah ke IKN. Dan mayoritas adalah ASN generasi milenial.
“Belum ada yang ke kami menolak, justru banyak yang ingin kesana. Terutama anak-anak muda milenial. Justru saya lihat yang ke kami malah positif tanggapannya. Ada beberapa yang mengajukan ke kami beberapa ASN dari daerah yang ingin ikut disana, terutama anak muda yang memiliki kompetensi secara teknologi,” paparnya.
Azwar Anas menyebut, IKN menjanjikan sesuatu yang menarik bagi ASN muda untuk menjalankan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik atau SPBE. Penerapan tekonologi ini membutuhkan anak-anak muda yang memang mengusai bidang ini.
BACA JUGA:
Honorer Wajib Tahu! Ini 7 Poin Surat Menpan RB Soal Pendataan Non ASN
“Ada beberapa ASN yang mengajukan ke kami dari daerah yang ingin ikut disana, terutama anak muda yang memiliki kompetensi secara teknologi. Karena di IKN akan menerapkan layanan basic-nya dengan teknologi atau SPBE. Ini oporunity-nya bagus sekali untuk anak-anak milenial,” tandasnya. [luc/suf]






