Surabaya (beritajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan PT GMF AeroAsia menciptakan ground support equipment ramah lingkungan. Produk berupa Electric Vehicle RC Pushback Tug dan Mobil Material Handling.
Wakil Rektor IV Bidang Riset, Kerja Sama dan Kealumnian ITS, Bambang Pramujati mengatakan, kedua produk ini diciptakan untuk memudahkan aktivitas distribusi dan komponen pesawat, baik di area gudang, workshop, hanggar maupun area apron.
“Apalagi produk ini ramah lingkungan. Jadi sangat bermanfaat untuk industri pesawat terbang,” ujar Bambang, Kamis (2/3/2023).
Sementara Ketua Tim Riset Mobil Material Handling berbasis listrik, Bambang Sudarmanta mengatakan bahwa selama ini PT GMF masih memakai pengangkut konvensional berbahan bakar minyak. Karenanya, ITS membuat kendaraan Material Handling berbasis listrik ramah lingkungan dan mendukung Green Environment Ecosystem di area bandara.
Ia menambahkan, sistem penyimpanan energi mobil ini cukup mudah dan perawatannya murah karena melalui system modular baterai sebagai leading sector dalam penerapan kendaraan berbasis listrik di area bandara.

“Dengan berbagai kemudahan yang dimiliki, lebih efektif dalam proses distribusi dan suplai komponen pesawat, sehingga dapat meminimalisir delay penerbangan,” katanya.
Sedangkan Ketua Tim Riset Electric Vehicle RC Pushback Tug, Nani Kurniati mengatakan pushback tug dibuat mengingat tingginya biaya operasional yang dikonsumsi tug konvensional saat ini. Menurutnya, pushback tug ini terbukti mampu menarik benda bertonase besar seperti pesawat hingga 60 ton.
[berita-terkait number=”4″ tag=”its”]
“Ke depannya, kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan industri lain yang membutuhkan alat untuk handling benda berat,” ujarnya.
Di kesempatan sama, CEO GMF AeroAsia, Andi Fahrurrozi menyampaikan terima kasihnya kepada ITS. Kata dia, adanya kerja sama riset ini, GMF sangat terbantu dengan hasil risetnya. “Kami juga merasa senang karena dapat memberikan wadah bagi akademisi untuk terus melakukan riset. Kami sangat terbuka untuk melanjutkan topik-topik potensial lainnya,” pungkasnya. [ipl/but]






