Gresik (beritajatim.com) – Pengerjaan proyek pelebaran Jalan Manyar Gresik akan segera dimulai. Sebelum dilakukan, para pekerja terlihat sudah mulai melakukan sterilisasi serta perapian lahan untuk pelebaran jalan. Selain mengerahkan para pekerja, alat berat juga disiapkan untuk pengerjaan proyek jalan nasional itu.
Jaringan utilitas juga tak luput untuk dipindah. Pemadatan juga dilakukan pada lahan kios yang telah diratakan. Dua alat berat dikerahkan buat meratakan bangunan sebelum pengerjaan jalan dimulai.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Sentot Wijayanto membenarkan apabila tahapan pekerjaan konstruksi pelebaran jalan itu sudah dimulai. “Saat ini pekerja sedang melakukan pemadatan lahan. Pengerjaan pelebaran jalan sudah dimulai,” ujarnya, Kamis (2/03/2023).
[berita-terkait number=”5″ tag=”gresik”]
Ia menambahkan, selain memulai pekerjaan pelebaran jalan, di lapangan para pemilik utilitas juga mulai memindah jaringan mereka. Pasalnya, sebelum dimulai pengerjaan di sepanjang Jalan Manyar itu banyak sekali jaringan utilitas. Terutama kabel dan pipa bawah tanah. “Nantinya kabel-kabel yang berada di proyek tersebut akan dipindah mengikuti batas pelebaran. Pemindahan utilitas ini dilakukan bersamaan dengan konstruksi jalan,” imbuhnya.
Sementara itu, Camat Manyar Zainul Arifin menyatakan terkait dengan pelebaran jalan total sudah ada 178 bangunan diratakan. Dari jumlah itu masih sisa sekitar 30 bangunan lagi. “Sisanya juga dalam waktu dekat ini,” ucap Camat Manyar.
Seperti diketahui BBPJN merencanakan di tahun pertama diupayakan mencapai 1 kilometer, kemudian dilanjutkan tahun depan hingga mencapai 3,7 kilometer. Pelebaran ini menggunakan dana APBN menyasar 3,7 kilometer yang dilakukan secara bertahap. Nantinya, Jalan Manyar Gresik ini akan memiliki lebar 22 meter dengan empat lajur di dua jalur. [dny/kun]






