Sampang (beritajatim.com) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, tidak berkutik terkait kekosongan sejumlah jabatan. Pasalnya, dinas yang membidangi tentang kepegawaian tersebut belum mempunyai rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk melakukan proses pengisian jabatan.
Kepala BKPSDM Sampang, Arif Lukman Hidayat mengatakan, untuk sementara, 9 kursi jabatan tersebut diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Hal Itu dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan.
“Jika rekomendasi itu sudah keluar, kami akan melakukan koordinasi dengan Bapak Bupati untuk segera melakukan lelang jabatan terbuka,” terangnya, Selasa (28/2/2023).
Pria yang akrab disapa Yoyok ini juga menegaskan, dengan adanya kekosongan jabatan itu, pihaknya telah melaporkan kepada KASN. Sehingga, kemungkinan dalam waktu dekat akan segera turun rekomendasi terkait dengan proses lelang jabatan di lingkungan Pemkab Sampang.
“Kita sudah melaporkan kondisi kekosongan jabatan ini kepada KASN, mudah-mudahan rekom segera turun,” tegasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Ia menambahkan, banyak perbedaan antara pejabat devinitif dengan Plt, salah satunya yakni tentang kebijkaan. “Semisal Plt ini tidak mempunyai kebijakan penuh dalam memimpin organisasi perangkat daerah,” imbuhnya.
Sekedar diketahui, sembilan kursi jabatan yang kosong di lingkungan Pemkab Sampang tersebut. Diantaranya, Kepala Diskominfo, Dispendukcapil, Inspektorat, BPPKAD, Disnaker, Damkar, Asisten 1, Asisten 2 dan Staf Ahli. [sar/but]






