Jombang (beritajatim.com) – Kabakaran terjadi di lapak tambal ban milik Nur Sodik (54), warga Desa Blimbing Kecamatan Kesamben Kabupaten Jombang Jawa Timur, Selasa (28/2/2023). Sodik menjadi korban dalam persitiwa tersebut.
Tubuhnya terbakar hingga mencapai 80 persen. Dia berteriak meminta tolong. Dia juga mengerang kesakitan. Sang istri yang panik kemudian meminta bantuan tetangga. Warga berdatangan. Mereka membantu dengan memadamkan api menggunakan peralatan alakadarnya.
Bahkan ada yang menyiram menggunakan pasir. Setelah api bisa dijinakkan, Sodik dilarikan ke RSUD RA Basuni Kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto. “Luka pada bagian wajah dan tubuhnya. Kemudian dilarikan ke RSUD RA Basuni. Luka bakar sekitar 80 hingga 100 persen,” kata Agus (52), warga setempat.
BACA JUGA:
Gudang TPQ di Kalibening Jombang Terbakar, Gara-gara Ditinggal Takziah
Agus mengatakan, warga mengetahui kejadian tersebut setelah istri korban berteriak-teriak meminta tolong. “Api padam setelah disiram menggunakan pasir. Warga yang melakukan pemadaman,” lanjutnya.
Babinsa (Bintara Pembina Desa) Blimbing Kecamatan Kesamben Sertu Khoirul Sugiantoro menambahkan, kebakaran itu berawal ketika ada seorang yang ban kendarannya bocor. Warga tersebut kemudian membawa sepeda tersebut ke tempat Sodik.

Selanjutnya, Sodik melakukan tugasnya. Tungku api berukuran kecil dinyalakan. Ban bagian dalam yang bocor itu ditambal. Sembari menunggu penambalan selesai, dia mengambil bensin. Karena selain jasa tambal ban, Sodik juga berjualan bensin eceran.
Nah, bensin tersebut tumpah mengenai tungku penambal ban. Api langsung berkobar. Selain membakar sepeda motor juga menyambar tubuh Sodik. Tukang tambal ban ini mengerang kesakitan. Api menjalar di tubuhnya.
BACA JUGA:
Gudang RSUD Jombang Terbakar
“Seperti itu kejadiannya. Api baru padam ketika warga memberikan pertolongan. Api dipadamkan menggunakan peralatan seadanya. Setelah itu, korban dilarikan ke RSUD RA Basuni Kecamatan Gedek Kabupaten Mojokerto,” pungkas Babinsa Kabupaten Jombang ini. [suf/ted]






