Mojokerto (beritajatim.com) – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto mengikuti pembelajaran Paket C (Kejar Paket C), Sabtu (25/2/2023). Bahasa Inggris dan Matematika menjadi materi yang diberikan pengajar dari Bina Insani Firaas Mojokerto.
Puluhan warga binaan tersebut mengikuti pembelajaran Kejar Paket C di aula utama Lapas Mojokerto. Tercatat ada 15 orang warga binaan yang dijadwalkan mengikuti kelas pembelajaran Paket C. Mereka tak segan bertanya kepada pengajar saat ada materi yang kurang dipahami.
Pengajar, Rinda mengatakan, pada materi pembelajaran kali ia memberikan pelajaran Bahasa Inggris untuk warga binaan. “Saya tadi memberikan soal tulis kepada WBP untuk mengetahui seberapa pemahaman mereka melalui ketepatan menjawab soal tersebut,” ungkapnya.
BACA JUGA: Sepatu Ecoprint Karya Warga Mojokerto, Sentuhan Etnik Kala Pandemi
“Saya senang bisa sekolah di Lapas. Dulu di luar putus sekolah karena tidak mempunyai biaya, di sini saya bisa melanjutkan sekolah secara gratis dan mendapat ijasah. Jadi nanti pas keluar dari sini, saya sudah punya ijasah SMP meski Paket C,” ujar salah satu warga binaan, Riski.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Dedy Cahyadi mengatakan, program Kejar Paket C bagi warga binaan tersebut merupakan hasil kerjasama Lapas Kelas IIB Mojokerto dengan stakeholder di bidang pendidikan. “Khususnya Bina Insani Firaas,” katanya.
BACA JUGA: Pasca Banjir, Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Akan Normalisasi Sungai Anak Kali Lamong
Masih kata Kalapas, sebelumnya telah dilakukan screening data warga binaan yang belum mengenyam pendidikan hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Tercatat ada 15 warga binaan yang belum mengenyam pendidikan tingkat SLTP dijadwalan untuk mengikuti belajar mengajar.
“Mereka dijadwalkan mengikuti belajar menjajar setiap minggunya. Dengan adanya pembelajaran ini, warga binaan saat pulang nanti tidak hanya mendapat surat bebas namun mereka juga membawa pulang ijasah. Dengan memiliki ijasah harapan kita mereka dapat lebih bersaing dalam dunia kerja saat bebas nanti,” tegasnya. [tin/beq]







