Blitar (beritjatim.com) – Proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih oleh Pantarlih KPU Kota Blitar terus berjalan. Memasuki hari ke 10, total hasil Coklit bahkan telah mencapai 44,49 persen.
Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Blitar, Khoirul Umam, sejumlah Pantarlih bahkan telah menyelesaikan tugas Coklitnya. Namun saat ini masih dilakukan penelitian dan evaluasi.
“Hari ini progresnya sudah cukup baik 10 hari pertama sudah lebih dari 40 persen meski di beberapa Pantarlih sudah ada yang selesai 100 persen,” kata Khoirul Umam, Ketua KPU Kota Blitar, Jumat (24/02/23).
Lebih lanjut Khoirul Umam menjelaskan bahwa proses pencocokan dan penelitian data pemilih ini masih akan terus berlanjut hingga tanggal 14 Maret 2023 mendatang. Petugas Coklit masih akan melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih baik yang lama maupun yang baru.
“Ini masih di cek lagi apakah itu betul dan sesuai dengan yang dibimtekkan, Kalau belum kan masih bisa dibenahi lagi,” tegasnya.
Hasil Coklit yang mencapai 44,49 persen ini sudah melebihi target 10 pertama proses pencocokan dan penelitian data pemilih yang ditargetkan oleh KPU Kota Blitar. KPU Kota Blitar sendiri menargetkan hasil Coklit di 10 hari pertama hanya sebesar 35 persen.
Sementara jika dilihat cakupan di setiap kecamatan, hasil Coklit juga tidak mengecewakan. Misalnya di Kecamatan Kepanjenkidul progressnya mencapai 42,48%, Kecamatan Sananwetan mencapai 50,08% dan Kecamatan Sukorejo mencapai 41,57%.
Khoirul Umam menilai capaian itu sangat bagus. Mengingat dalam pelaksanaannya, tidak sedikit pantarlih yang menemui beberapa kendala, misalnya aplikasi e-Coklit tidak bisa dimanfaatkan dan lain sebagainya.
“Idealnya memanfaatkan waktu 30 hari itu kalaupun nanti selesai sebelum 30 hari bisa dimanfaatkan untuk meneliti kembali data tersebut yang terpenting kan data baru,” paparnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”blitar”]
Khoirul Umam pun menjelaskan bahwa dalam proses Coklit ini yang jadi perhatian utama adalah mengenai data pemilih baru. Menurutnya proses Coklit merupakan proses penyesuaian antara database lama dengan data pemilih baru.
Sehingga petugas Coklit harus benar-benar teliti dalam melakukan tugasnya.
“Kalau database yang ada di Pantarlih kan tinggal menyelesaikan aja,” imbuhnya
Total data pemilih yang dilakukan pencocokan dan penelitian oleh KPU Kota Blitar adalah berjumlah lebih dari 119 ribu orang. Jumlah tersebut meningkat dari pemilu tahun 2019 lalu.
Menurut Khoirul Umam data Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) pada pemilu tahun 2024 ini juga mengalami peningkatan cukup drastis. Meski mengalami peningkatan namun KPU Kota Blitar menjamin proses Coklit akan selesai tepat waktu 30 hari kedepan.
“Kalau jumlahnya sekitar 119 ribu, jumlahnya lebih banyak dari Pemilu 2019 lalu, jumlah DP4 kita juga naik soalnya,” pungkasnya. (owi/ted)






