Blitar (beritajatim.com) – Desa Serang di Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar punya inovasi yang cemerlang. Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Pemerintah Desa Serang membuat program 1 RT 1 Sarjana.
Inovasi ini merupakan program beasiswa yang diperuntukkan bagi aparat pemuda desa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang strata satu (S1).
Menurut Kades Serang, Handoko, program beasiswa S-1 ini merupakan bentuk tanggung jawab desa untuk menjamin pendidikan setiap warganya. Sehingga meski berada di daerah pesisir para pemuda Desa Serang tidak tertinggal dari segi pendidikan.
“Ini merupakan kewajiban kita, Negara, terhadap pendidikan dari warga desa. Tentunya karena dari warga desa pertimbangan untuk Desa Serang untuk regenerasi dan peningkatan SDM unggul masih perlu ditingkatkan. Makanya harus ada satu intervensi dari Pemerintah Desa untuk bisa mendorong dan menfasilitasi serta memberikan stimulan pembiayaan yang kita kerja sama dari Dana Desa, kita juga bekerja sama dengan beberapa kampus,” kata Handoko, Rabu (22/2/2023).
Beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Desa Serang ini meliputi biaya pendaftaran hingga lulus S-1. Semua biaya mulai SPP akan ditanggung oleh Pemerintah Desa Serang dengan menggunakan APBDes.
BACA JUGA:
Pemkab Blitar Tidak Punya Anggaran Perbaikan Rumah Akibat Ledakan Petasan
Total hingga sejauh ini sudah ada 10 pemuda yang mendaftar dalam program beasiswa S-1 ini. Pemerintah Desa Serang menargetkan sedikitnya 50 persen dari total 27 RT yang ada ada perwakilan pemuda yang ikut program beasiswa S-1 ini.
“Hari ini yang mendaftar ada 10 orang dari 7 RT, Desa serang sendiri memiliki 27 RT targetnya untuk tahun ini masih 50 persen dari 27 itu,” kata Handoko.
Adapun syarat memperoleh beasiswa S-1 ini adalah berpenduduk asli desa Serang kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar. Yang kedua merupakan warga kurang mampu.
Adapun skema beasiswa S-1 ini ada dua opsi yang ditawarkan oleh Pemerintah Desa Serang. Dua opsi tersebut adalah :
1. Jika pendaftar merupakan warga kurang mampu dan berprestasi maka akan gratis seratus persen hingga lulus.
2. Jika pendaftar bukan tergolong warga kurang mampu dan tidak berprestasi maka Pemerintah Desa akan mengupayakan beasiswa meskipun tidak penuh 100 persen.
BACA JUGA:
Durian Sumberasri Blitar Unik, Lama Disimpan Makin Mantap
“Skemanya yang pertama ada opsi pertama di kreteria ini harus warga kurang mampu terus dari warga berpenghasilan rendah itu yang prioritas utama dan ditambah siswa yang berprestasi bisa gratis sampai lulus. Mulai dari daftra ulang, SPP sampai nanti dia lulus gratis tapi ada persyaratannya,” paparnya.
Para pendaftar pun harus mematuhi aturan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Desa Serang mulai dari harus lulus tepat waktu yakni 4 tahun, serta berkelakuan baik. Bila pendaftar nantinya lulus melebihi waktu kuliah yang ditentukan yakni 4 tahun maka biaya SPP kuliah selanjutnya akan ditanggung oleh pendaftar.
“Harus lulus 4 tahu nanti kalau lebih dari 4 tahun itu bukan tanggung jawab kita,” pungkasnya.
Adapun Universitas yang telah menjalin kerjasama dengan program beasiswa S-1 dari Pemerintah Desa Serang adalah Unisba Blitar, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, serta yang sedang dijajaki kerjasama lainnya adalah UM Malang serta Universitas Brawijaya Malang. [owi/beq]






