Magetan (beritajatim.com) – Sebuah truk muatan tiner dan cat terguling usai gagal menanjak di Jalan Raya Plaosan-Sarangan atau Jalan Tembus Plaosan-Cemoro Sewu, Megetan, Selasa (21/2/2023) pukul 01.00 WIB. Akibatnya muatan cat dan tiner langsung tumpah ke jalan raya dan meluber hingga membuat jalan jadi licin di jalur yang menanjak itu.
Sejumlah pengguna jalan nyaris tergelincir dan celaka imbas melalui jalan yang kena tumpahan cat dan thinner itu. Yang kesulitan adalah kendaraan roda dua yang membawa muatan. Beruntung warga bersiaga di sekitar lokasi untuk membantu pengendara yang nyaris tergelincir.
Hingga akhirnya, sekitar pukul 08.30 WIB, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan dikerahkan untuk membantu membersihkan jalur. Kasi Pencegahan Damkar Magetan Jarot Eka membenarkan jika pihaknya dimintai tolong untuk menyemprot jalan yang terkena tumpahan thinner.
“Kami kerahkan satu truk tangki damkar dan beberapa personel untuk melakukan pembersihan tumpahan cat di jalur tersebut. Cat agak susah hilang dan butuh beberapa jam sampai jalan tidak licin. Saat ini tanjakan tersebut sudah aman dilalui kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat,” kata Jarot pada beritajatim.com.
Imbas Google Maps
Diketahui truk box nopol L9968 UA yang terguling itu dikemudikan oleh Putra (23) warga Pandeglang Banten, Jawa Barat. Putra menerangkan dirinya hendak mengirimkan 5 ton cat ke Purwokerto dan Cirebon, namun karena tidak hafal jalan memakai aplikasi google map. Di google maps, dia diarahkan lewat Jalan raya Sarangan-Tawangmangu atau Jalan Tembus.
“Karena tidak hafal jalan saya buka google map sejak masuk kota Madiun. Namun map nya mengarahkan lewat sini, saya tidak tahu bila jalannya menanjak seperti ini. Akhirnya tidak kuat dan mundur terguling,” katanya kepada kliktimes.com, Selasa (21/02/2023).
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut. Disebut sopir salah membaca google map hingga dilewatkan jalur yang tidak dianjurkan dilewati kendaraan bermuatan berat.
“Untuk diketahui, berjalan dari timur dengan tujuan Purwokerto dan Cirebon. Dalam perjalanannya menggunakan aplikasi google map. Pada saat memasuki TKP jalan tikungan menanjak truk tersebut tidak kuat naik dan pengemudi tidak bisa mengendalikan hingga akhirnya terguling. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir Rp10 jutaan,” kata Budi.
“Kecelakaan tunggal tersebut kini telah ditangani unit Gakkum Satlantas Polres Magetan. Mobil yang semula terbalik dan menghalangi arus lalu lintas telah berhasil dievakuasi menggunakan derek,” pungkasnya. [fiq/but]






