Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi melarang warga bermain di sekitar sungai maupun saluran irigasi karena rawan terjadi kecelakaan air. Larangan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa akibat kecelakaan air.
“Saya sudah sering mengimbau, jangan pernah bermain di sungai. Sekarang ini musim hujan, arusnya itu deras. Mau alasan cari ikan, cari apa, wes jangan dekati sungai. Kalau mau mancing dari atas jembatan, bukan turun ke bawah, apa lagi berenang,” kata Eri, Senin (20/2/2023).
Belajar dari kasus kecelakaan air di Sungai Jagir hingga tenggelam dan meninggal maka perlu antisipasi sejak dini untuk meminimalisir korban jiwa.
[berita-terkait number=”2″ tag=”bocah-tenggelam”]
“Saya berharap untuk semuanya, kalau ada warga yang melihat, tolong segera laporkan atau diingatkan. Sama-sama menjaga. Sekuat apa pun kita menjaga kalau ada anak di sungai, warga cuek, wayae renang bisa sedo (meninggal) saat berenang atau terpeleset,” katanya.
Oleh karena itu, Eri kembali menegaskan untuk tidak mendekati sungai saat hujan, apapun alasannya. Eri berharap partisipasi warga untuk mengingatkan warga yang nekat bermain di sungai. “Saya mengimbau untuk tidak mendekati sungai saat musim hujan. Memang tidak boleh, apa 24 jam menjaga sungai, kan ndak mungkin. Berarti kesadaran kita yang dimunculkan,” katanya.
“Masyarakat harus care untuk memberikan batasan-batasan. Kalau melihat, larang lah,” pungkasnya. [asg/suf]






