Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan menggencarkan patroli dan sosialisasi bagi kalangan muda, guna mengantisipasi adanya aksi balap liar di wilayah setempat.
Hal tersebut dilakukan dengan cara mengumpulkan sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di sejumlah titik perkotaan di Pamekasan. Mereka diberikan himbauan sekaligus edukasi agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan.
Terlebih aksi balap liar alias bali, dinilai sangat meresahkan dan mengganggu masyarakat. Termasuk bagi keselamatan, baik bagi keselamatan pribadi maupun orang lain.
“Patroli ini dilakukan guna mengantisipasi gangguan kamtibmas, terutama balapan liar yang meresahkan masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan raya,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana, Senin (20/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”polres-pamekasan”]
Sosialisasi dan edukasi melalui patroli tersebut, dilakukan petugas di sejumlah titik kumpul beberapa pemuda. Di antaranya di depan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Kabupaten, termasuk di sepanjang Jl Trunojoyo, Pamekasan.
“Biasanya pada waktu malam menjelang dini hari hingga subuh, para remaja masih ada yang nongkrong. Hal ini disinyalir kerap dimanfaatkan mereka untuk balap liar,” ungkapnya.
Pihaknya melakukan program patroli di sejumlah jalan protokol guna mengantisipasi aksi balap liar. “Dari itu kami mengimbau masyarakat agar ikut peran serta dalam menjaga ketenangan, ketertiban dan keselamatan bersama,” imbaunya.
“Salah satunya dengan cara ketika ada pemuda yang melakukan balap liar ataupun hal negatif lainnya, agar segera menghubungi petugas. Segera laporkan kepada kami,” pungkasnya. [pin/suf]






