Pamekasan (beritajatim.com) – Gangguan aliran listrik di Madura, akibat gangguan titik sambung Joint Pit (JP) 17 sisi Bangkalan, dipastikan sudah teratasi dan pemadaman listrik bergilir dinyatakan berakhir.
Hal tersebut disampaikan Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pamekasan, Feri Asmoro saat memberikan keterangan seputar kondisi aliran listrik di Madura, yang mengalami gangguan dalam beberapa pekan terakhir.
“Mulai malam ini, tidak ada lagi pemadaman bergilir. Karena gangguan aliran listrik telah teratasi,” kata Feri Asmoro melalui rilis yang diterima beritajatim.com, Minggu (19/2/2023) malam.
Perbaikan titik kritis terjadinya gangguan pada sistem kelistrikan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kilovolt (kV) Kenjeran-Bangkalan. “Hal ini tidak lepas dari kerja keras dan cepat, sehingga gangguan diselesaikan lebih cepat,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pln-pamekasan”]
“Dari pantauan sistem penyulang, per pukul 12:00 WIB, Minggu (19/2). Seluruh penyulang beroperasi normal dengan beban 119 MW,” pungkasnya.
Sebelumnya pihak PLN juga sempat melakukan ujicoba pemberian tegangan (energize) dan pembebanan bertahap akibat gangguan titik sambung Joint Pit (JP) 17 sisi Bangkalan, guna memastikan pasokan aliran listrik di Madura, kembali normal.
Hanya saja proses tersebut sempat mengalami kendala dan sempat membuat aliran listrik di Madura, kembali terganggu. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan pasokan listrik tidak lagi bermasalah. [pin/ted]






