Malang (beritajatim.com) – Pada tahun 2023 ini, Unisma akan menyambut Dies Natalies ke-42. Semarak perayaan dies natalis ke-42 diawali dengan acara Unisma Bersholawat bersama Majelis Ta’lim wal Maulid Ar-Ridwan.
Acara yang berlangsung di Gedung Bundar Al-Asy’ari Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut dihadiri oleh ribuan jamaah.
Rektor Unisma, Prof H Maskuri MSi menjelaskan jika acara ini selain menyambut semarak Dies Natalies juga untuk mempererat jalinan silaturahmi antar majelis.
“Saat pandemi nyaris tiga tahun, kita tidak bisa bersua di kampus. Tapi Allah memberi rahmat pada kita semua sehingga hari berkhidmat kembali ke Unisma,” kata Rektor.
Melalui majelis ini jamaah yang hadir bisa meningkatkan jiwa spiritualitas pada kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Spirit tersebut sebagai landasan dasar untuk membangun peradaban.
“Budaya peradaban yang dibangun di tengah masyarakat tanpa spiritualitas akan kering. Spiritualitas menjadi dasar dari budaya dan peradaban,” sambung Rektor.

Lebih lanjut, semangat tersebut turut menjadi bagian yang dari perkembangan dan kemajuan Unisma. Doa para para muhibbin, habaib dan para kyai pada Unisma berkontribusi pada berkembangnya kampus.
Prof Masykuri melemparkan, saat pertama kali menjadi Rektor, jumlah mahasiswa Unisma hanya sekitar 6 ribuan saja. Berkat doa yang terus dipancarkan, Unisma saat ini sudah dihuni 17.000 mahasiswa.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unisma”]
“Mahasiswa itu tidak hanya berasal dari dalam negeri saja. Namun berasal dari 34 negara. Bahkan, Khodimul Majlis Ta’lim Wal Maulid Ar Ridwan Habib Achmad Jamal Bin Toha Ba’agil, menempuh kuliah di Unisma dan saat ini sudah S1,” sambung Rektor.
Rektor menjelaskan, Unisma membuka kesempatan pada anggota majelis yang ingin menempuh pendidikan di Unisma dengan berbagai keringanan. “Nanti ada tanda tangan Habib Jamal, langsung kita berikan keringanan kuliah di Unisma,” pungkas Rektor. [dan/but]






