Blitar (beritajatim.com) – Mulai hari ini para pedagang di pasar Templek kota Blitar mulai diminta untuk menempati kios yang baru saja dibangun. Sejumlah pedagang pun mulai menempati kios baru yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota Blitar sejak beberapa bulan lalu.
Para pedagang pun mengaku khawatir omsetnya turun setelah menempati kios yang baru saja dibangun tersebut. Para pedagang beralasan bahwa kios baru yang dibangun oleh pemerintah Kabupaten Blitar kurang representatif.
Pasalnya selama ini para pedagang di pasar Templek Kota Blitar memiliki kios yang menghadap langsung ke jalan. Sehingga para pembeli bisa melihat dan gampang tertarik untuk membeli dagangan dari para pedagang.
Namun kios yang baru saja dibangun oleh Pemerintah Kota Blitar ini justru membelakangi jalan dan berada di dalam gedung. Hal itulah yang membuat kekhawatiran para pedagang omzetnya akan turun.
“Sebetulnya kalau nurut ya nurut kami nurut apa kata pemerintah aja tapi kalau dipikir ya khawatir juga soal omset karena kan ini di dalam gedung biasanya kami di luar sana pembeli bisa melihat kalau ada yang lewat tertarik langsung beli kalau di sini kan tidak, baru yang butuh beneran baru masuk,” kata Tyas, penjual perlengkapan dapur pasar Templek Kota Blitar, Kamis (09/02/23).
Tyas salah satu pedagang di pasar Templek Kota Blitar mengaku mengikuti semua aturan dan kebijakan dari Pemerintah Kota Blitar mengenai relokasi pedagang. Meskipun ancamannya adalah berkurangnya omset penjualan.
Meski begitu perempuan 40 tahun tersebut mengaku tetap optimis berjualan di pasar Templek Kota Blitar. Dirinya pun kini tengah menata kios barunya untuk dijadikan tempat berjualan tusuk sate serta sejumlah perlengkapan dapur.
Tyas pun percaya bahwa setiap pedagang mempunyai jatah rezeki masing-masing meskipun saat ini tempat berjualannya terpaksa dipindahkan.
“Kalau khawatir ya tetap khawatir soal penurunan omset tapi kami percaya bahwa setiap dagang mempunyai jatah rezekinya masing-masing ya tetap optimis aja lah,” tegasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pasar-blitar”]
Pemerintah Kota Blitar sendiri menargetkan seluruh pedagang di pasar templek kota Blitar akan mulai menempati kios baru pada bulan Februari 2023 ini. Total ada 114 pedagang yang akan menempati bangunan baru sisi barat pasar Templek.
“Ini mulai ditempati kami berharap semoga semua pedagang sudah bisa menempati bangunan baru di sisi barat pasar Templek,” kata Hakim Sisworo Kepala Disperindag Kota Blitar, Kamis (09/02/23).

Menurut Hakim bangunan baru pasar Templek kota Blitar ini akan ditempati oleh seluruh pedagang yang ada dan tidak ada orang dari luar. Gedung baru pasar templek Kota Blitar ini akan diperuntukkan untuk 6 lapak pedagang yang berada di pinggir jalan Mawar.
Selain itu sebanyak 46 pedagang yang berjualan di sebelah timur gedung baru pasar templek nantinya akan dimasukkan ke dalam kios di gedung baru.
“Jadi sebelah barat itu ada 6 lapak dan sebelah timur itu ada 46 itu nanti akan tarik masuk semuanya untuk pedagang di pasar templek tidak ada orang baru atau pedagang baru,” terangnya.
Hakim pun berharap seluruh pedagang agar mau mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Blitar. (owi/ted)






