Ngawi (beritajatim.com) – Beginilah asa seorang ibu penderita kanker darah di Ngawi yang ingin sembuh agar anaknya tidak lagi stunting. Kondisinya, begitu miris.
Rumah itu hanya berdinding anyaman bambu. Udara dingin saat malam hari jelas tak akan membuat pasangan Indah Purwaningsih (39) dan Wijayanto (40) merasa nyaman. Terlebih bagi kedua anak mereka.
Ditambah kondisi Indah yang tengah menderita kanker darah, membuatnya harus selalu mengantisipasi penurunan kondisi kesehatannya. Namun, perjuangan Indah tak sebatas pada kesehatannya yang menurun karena penyakit yang dia derita. Putra keduanya yang berusia 26 bulan mengalami stunting.
Berat badan bocah itu tak sampai 10 kilogram. Terakhir ditimbang, berat bocah itu hanya 8,3 kilogram. Indah pun selalu berjuang agar putranya bisa terbebas dari kondisi itu. Perjuangannya berat karena sang suami memiliki penghasilan yang tak banyak. Wijayanto bekerja sebagai kuli bangunan.
[berita-terkait number=”5″ tag=”stunting”]
Indah bercerita, kondisi putra keduanya itu memang dinyatakan stunting. Dari hasil timbang beberapa bulan terakhir, berat badannya tidak bertambah dan justru turun. Awalnya, susah makan dan susah minum susu. Lama kelamaan, bobot anaknya turun. “Awalnya susah makan, susah minum susu. Lama kelamaan berat badannya turun, setiap timbang per bulannya turun begitu,” kata Indah.
Dia merasa sedih dengan kondisi yang dialami saat ini. Apalagi melihat sang buah hatinya yang dinyatakan stunting karena berat badannya tidak normal. “Sedih karena anak saya bobotnya kurang, saya sendiri juga sakit,” lanjut Indah dengan mulai berlinang air mata.
Dia berharap agar pemerintah bisa terus memperhatikan dirinya dan sang anak. “Saya ingin bobot anak saya nantinya bisa naik. Saya juga ingin sembuh dari penyakit yang saya derita. Supaya saya bisa menjaga anak-anak saya,” lanjutnya.
Hingga saat ini, Indah selalu dalam pengawasan bidan desa setempat. Pun, anaknya kini jadi anak asuh istri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ineke Dwi Astuti.
Diketahui, di desa setempat tak hanya Indah yang anaknya mengalami stunting. Pasangan Yudi Eko Prasetyo (23) dan Dwi Aryanti (27) juga mengalami hal yang sama. Putra pertama mereka yang berusia 33 bulan juga mengalami stunting.
Pasangan itu merupakan keluarga kurang mampu sehingga tidak bisa maksimal dalam memeunhi kebutuhan gizi untuk anaknya. Pun, kini putra mereka jadi anak asuh Kapolsubsektor Kasreman Ipda Harli Prabowo. (fiq/kun)






