Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membantah adanya pesan singkat berisi informasi pemberian dana bantuan sebesar Rp 125 juta yang tersebar di salah satu jejaring media sosial (medsos).
Bahkan pihak BPJS Kesehatan menegaskan tidak pernah memberikan bantuan dana dalam bentuk apapun, apalagi dikirim melalui pesan singkat medsos.
“Tidak ada bantuan dana seperti yang tertulis dalam SMS atau chat WhatsApp yang beredar, diabaikan saja, hoaks,” kata kata Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Madura, Ary Udiyanto, Kamis (9/2/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”bpjs-kesehatan”]
Selain itu pihaknya juga berpesan sekaligus mengimbau masyarakat umum agar selalu waspada terhadap beragam modus penipuan, termasuk informasi yang mencatut instansi tempatnya bekerja.
Sehingga mengecek kebenaran informasi sebelum membagikan kepada orang lain, menjadi salah satu kunci menangkal modus penipuan. Terlebih beragam informasi seputar BPJS Kesehatan, dapat diakses melalui website dan media sosial resmi BPJS Kesehatan.
“Maka dapat kami sampaikan bahwa informasi bantuan dana dari BPJS Kesehatan, tidak benar atau hoaks. Faktanya, BPJS tidak memberikan dana bantuan,” pungkasnya. [pin/but]






