Surabaya (beritajatim.com) – PT Chery Sales Indonesia siap menjadi penantang baru di kelas SUV premium. Lewat dua mobil andalannya, Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro, CSI siap menggebrak pasar otomotif Indonesia.
Regional Sales Manager CSI, Surachman Nugroho mengungkapkan, koleksi Tiggo Pro Series ini pertama kali ditawarkan di Indonesia pada November 2022. Meski masih baru, kehadiran Chery Tiggo 7 Pro dan Chery Tiggo 8 Pro mendapat respon positif.
“Responnya pasar di Indonesia positif. Dalam 9 minggu sudah terjual hampir 300 unit,” ujar Surachman saat Chery Media Test Drive and Gathering di Cafe Conciere, Kota Batu, Rabu (8/2/2023).
300 unit itu, kata Surachman, merupakan angka penjualan gabungan antara Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro secara nasional. Dari jumlah tersebut, penjualan didominasi Tinggo 8 Pro.

“Penjualan 65 persen itu Tipe 8 (Tiggo 8 Pro). Untuk porsi penjualan di Jatim antara 15-20 persen. Paling banyak laku di Surabaya itu Tipe 8,” ucap Surachman.
Selanjutnya, Surachman mengungkapkan, ada alasan mengapa CSI memilih menghadirkan koleksi SUV ketimbang lainnya. Menurut dia, dalam lima tahun terakhir pasar SUV di Indonesia menunjukkan tren peningkatan.
“SUV dalam lima tahun terakhir terus tumbuh, sementara MPV terus menurun. Jadi ini adalah pasar yang seksi,” ucap dia.
Operation Manager PT Manang Sukses Abadi, Gunardi mengungkapkan, Tinggo Pro Series disiapkan untuk konsumen di menengah ke atas.
“Untuk pasar kita ke medium-high (menengah ke atas),” kata Gunardi.

Ini tampak dari banderol harga. Menurut Gunardi, Tiggo 7 Pro dengan kapasitas 5 seats dijual mulai harga Rp370 juta lebih, sementara Tiggo 8 Pro berkapasitas 7 seats dibanderol mulai Rp500 juta.
“Tapi, kondisi sekarang semuanya belinya Tiggo 8 Pro,” kata dia.
Tiggo 7 Pro tersedia dalam enam warna. Rinciannya yaitu White Pearl, Silver Granite, Grey Morganite, Black Platinum, Red Ruby, dan Blue Vanilla.
Sementara untuk Tiggo 8 Pro, tersedia enam warna yang terdiri dari White, Purple, Grey, Blue, Black, dan Silver.
“Tapi untuk Blue ini warna ikon ya, kita tidak stok, hanya kalau konsumen tertarik, kita sediakan,” ucap dia.
Sedangkan kompresi bahan bakar, Gunardi menyebut antara 1:8 hingga 1:10, tergantung pemakaian. “Kalau yang 2.000 cc tentu agak boros,” ucap dia.
Dalam penjualan Tiggo 7 Pro dan 8 Pro, Chery memberikan tiga jenis garansi. Pertama yaitu garansi mesin selama 10 tahun atau 1 juta Kilometer. Garansi kedua yaitu untuk transmisi selama 6 tahun atau 150 ribu Km, serta gratis servis selama 4 tahun atau 60 ribu Km.
Chery Tiggo 7 Pro dan Tinggo 8 Pro
Terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara Tiggo 7 Pro dengan Tinggo 8 Pro. Perbedaan yang paling utama adalah kapasitas mesin.
Pada Tiggo 7 Pro ditanam mesin 1,5L TCI EURO 5+ dengan kapasitas 1.500 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 115 KW/115 HP dengan torsi maksimal 230 Nm.
Sedangkan pada Tiggo 8 Pro tersemat mesin 2,0L TGDI EURO 5+ berkapasitas 2.000 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 187 KW/250 HP dengan torsi maksimal 400 Nm.
Baik Tipe 7 maupun Tipe 8, keduanya sudah dilengkapi teknologi turbo pada mesin. Fitur ini bekerja secara otomatis pada 2.000 rpm, ditandai dengan adanya penambahan tenaga saat mobil melaju.

Selain itu, dua tipe ini juga telah disematkan fitur keamanan yang canggih dan mewah. Di antaranya 360 camera, Advance Drive Assistance System (ADAS), Adaptive Cruise Control, Autohold, Automatic Engine Brake, dan masih banyak lagi.
Beritajatim.com bersama 19 media lain dari Surabaya berkesempatan mencoba langsung performa dua mobil ini dalam perjalanan dari Surabaya menuju Batu. Saat berangkat, beritajatim.com menaiki Tiggo 8 Pro.
Saat pertama masuk ke kabin, kesan yang didapat mewah. Ini lantaran interior mobil cukup mewah, dengan kursi yang dapat diatur secara elektrik dan head unit yang seluruhnya dioperasikan dengan teknologi touch screen.
Saat pintu tertutup seluruhnya, kabin terasa begitu kedap. Suara dari luar terdengar sangat pelan sehingga terasa nyaman.
Saat berjalan, suspensi cukup empuk. Meski begitu, masih terasa sedikit getaran ketika melewati jalanan berlubang.

Sementara, besarnya tenaga mesin sudah terasa sejak mobil berangkat dari Surabaya. Bahkan, tarikan gas cukup responsif. Hanya dengan sedikit menginjak pedal gas, kecepatan mobil langsung meningkat signifikan.
Ketika melintasi medan tanjakan, Tiggo 8 Pro sama sekali tak mengalami hambatan. Mobil mampu melaju cukup ringan dan sangat cocok digunakan untuk mobilitas jarak jauh dengan intensitas tinggi.
Di saat kembali dari Batu menuju Surabaya, beritajatim.com menjajal Chery Tiggo 7 Pro. Mobil ini memiliki mesin yang lebih rendah dibandingkan Tiggo 8 Pro.
Namun demikian, performa Tinggo 7 Pro tidak terlalu jauh berbeda. Mobil ini cukup kencang saat melaju di jalan datar dan mampu melintasi medan tanjakan.
Pengalaman di dalam kabin pun sama, terasa kedap. Meski interiornya tak semewah Tiggo 8 Pro.
Tiggo 7 Pro cocok untuk dimanfaatkan di area perkotaan maupun jarak jauh. [beq]






