Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 1.500 Pasukan Semut Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) turun gunung membersihkan sampah-sampah sisa Resepsi Satu Abad NU di Sidoarjo. Bahkan, hujan deras yang mengguyur lokasi acara tak memadamkan semangat mereka.
Rektor Unusa, Prof Achmad Jazidie mengatakan, tujuan dibentuknya pasukan semut ini yakni ingin memberikan kesadaran tentang arti merawat jagat di sektor lingkungan. Ia berharap, lewat pasukan semut Unusa ini, masyarakat bisa meniru agar disiplin menjaga kebersihan lingkungan.
“Sebagai warga negara yang baik, masyarakat harus memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Melalui Pasukan Semut Unusa ini, kami mencoba mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat bumi,” ujar Jazidie, Rabu (8/2/2023).
Sementara itu, salah seorang mahasiswi, Nur Lailatul Ainiya, yang tergabung dalam Pasukan Semut Unusa mengaku bersyukur bisa ikut berkontribusi dalam misi sosial ini. Baginya, pasukan semut ini sebagai implementasi mata kuliah kesehatan lingkungan.
Mahasiswi Prodi Kesmas Unusa tersebut mengatakan, kualitas kesehatan berawal dari kesehatan lingkungannya, dimana ditentukan lewat pencapaian standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan.
Menurutnya, sejalan dengan misi Pasukan Semut Unusa, di Prodi Kesmas juga menciptakan SDM yang sigap meminimalisir dan menangani adanya bahaya baru dari lingkungan dengan berbagai cara seperti memaksimalkan pengaturan segala sudut sumber lingkungan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”satu-abad-nu”]
“Beberapa hal yang akan kami terima dalam misi Pasukan Semut Unusa, di antaranya yaitu memahami adanya hubungan antara lingkungan hidup dengan masyarakatnya, khususnya pada sesuatu yang punya potensi berbahaya ataupun menimbulkan suatu efek kesehatan tersendiri. Terlebih lagi, masyarakat masih sering acuh tak acuh atas kelestarian dan kebersihan lingkungan yang akhirnya membuat berbagai dampak negatif,” paparnya.
Sebagai informasi, Pasukan Semut Unusa Surabaya fokus membersihkan sampah di Jalan Pahlawan dan Ponti Sidoarjo. Lokasi ini merupakan titik lalu lintas peserta resepsi Satu Abad NU. [ipl/suf]







