Malang (beritajatim.com) – Keselamatan dalam berkendara motor nomor satu alias Bersatu, menjadi
motto Satlantas Polres Malang dalam Operasi Keselamatan Semeru 2023.
Operasi tersebut, bakal digelar selama 14 hari, mulai tanggal 7 – 20 Februari 2023. Awal pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2023, digelar Satlantas Polres Malang, Rabu (8/2/2023) pagi secara preentif dengan membagikan helm pada pengendara motor yang tidak menggunakan helm di jalan raya.
“Masyarakat atau penggunaan jalan khususnya pengendara yang tidak memakai helm, kami beri dan pakaikan helm. Sekaligus kami berikan imbauan, supaya mereka ikut menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ungkap Kasatlantas Polres Malang AKP Agnis Juwita Manurung, Rabu (8/2/2023).
Agnis menjelaskan, pihaknya menyediakan 100 helm untuk dibagikan dalam operasi Keselamatan Semeru hari ini. Harapannya dengan helm yang dibagikan, masyarakat tertib lalu lintas adalah yang pertama dan utama. Sehingga keselamatan dapat terjaga.
Menurut Agnis, bahwa tujuan dari Operasi Keselamatan Semeru 2023 adalah untuk menurunkan angka kecelakaan. Sekaligus fatalitas dari kecelakaan lalu lintas dengan meningkatkan kesadaran dari seluruh masyarakat dalam berkendara. Termasuk menciptakan keselamatan dan keamanan di jalan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-malang”]
“Angka laka lantas di bulan Januari ini Alhamdulillah untuk fatalitas sudah menurun dan berhasil kami tekan bersama dengan masyarakat. Namun untuk kasus masih tinggi,” tuturnya.
Agnis menambahkan, untuk menekan angka laka tersebut, diharapkan tujuh prioritas yang ditetapkan yaitu pelanggaran kasat mata supaya dihindari masyarakat.
“Seperti melanggar marka jalan, melawan arus, tidak memakai helm, pengendara di bawah umur serta berkendara dalam kondisi mabuk atau memakai HP,” pungkasnya. [yog/but]







