Gresik (beritajatim.com) – Istri Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Veronica Yudo Margono terpikat dengan corak motif batik sisik bandeng asal Kabupaten Gresik.
Vero sapaan akrab istri Panglima TNI yang juga anggota Polri berpangkat AKBP itu menyempatkan diri mendatangi sentra batik khas Gresik yang berada di Jalan Nyai Ageng Arem-Arem.
Kekaguman Veronica semakin terpikat saat memasuki ruangan galeri batik Gajah Mungkur. Di ruangan itu, pemilik galeri Choiri menjelaskan bahwa batik sisik bandeng cuma ada di Gresik dan tidak ada di daerah lain.
“Batik ini hanya diproduksi di Gresik ibu Panglima,” ujar Choiri pemilik galeri Batik Gajah Mungkur sambil menunjukkan batik khas Gresik, Senin (6/02/2023).
Dalam kesempatan itu, Veronica membeli 2 batik tulis khas Gresik dengan warna merah muda. Batik dengan harga masing-masing Rp 1,6 juta itu rencananya akan dipakai sendiri. Selain batik, Ketua Ketua Dharma Pertiwi itu juga membeli T-Shirt boso Gresik’an dan udeng (penutup kepala) khas Gresik.
“Saya memang suka batik karena antara satu daerah dengan yang lain corak dan motifnya berbeda,” ungkap Veronica.
[berita-terkait number=”3″ tag=”panglima-tni”]
Mantan Ketua Umum Jalasenastri itu menambahkan, dirinya kagum dengan batik yang dibuat oleh pengrajin di Gresik. Pasalnya, banyak pengrajin terinsipirasi motif dan corak nuansa maritim. Hal ini tidak lepas dari kondisi geografis Gresik yang dekat dengan laut. Tentu saja, hal ini membuat Vero merasa semakin familiar karena dulu suaminya merupakan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).
“Kami terus membuka diri jika pengrajin batik Gresik ingin mendapatkan pembinaan dari Dharma Pertiwi. Sebab, saat ini kami juga memiliki beberapa agenda pameran yang bisa menjadi sarana promosi bagi para pengrajin batik,” imbuhnya. (dny/ted)






