Gresik (beritajatim.com) – Tuan rumah Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kembali tumbang di kandang sendiri pada laga lanjutan Proliga 2023, putaran kedua seri pertama yang digelar di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Minggu (5/02/2023).
Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia kalah 2-3 (23-25, 25-18, 25-23, 18-25, 11-15). Duel Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) melawan Jakarta Pertamina Fastron berlangsung menarik. Set pertama GPPI tertinggal 5-9 dari Jakarta Pertamina Fastron. Kendati tertinggal tim asuhan Ayub Hidayat berusaha memperkecil ketinggalan di angka 8-10.
Namun, Jakarta Pertamina Fastron terus melaju saat kedudukan 8-12. GPPI kembali memperkecil di poin 12-14. Tapi Jakarta Pertamina Fastron melaju lagi di poin 14-17. Perlahan tapi pasti GPPI kembali mendekati poin Jakarta Pertamina Fastron saat kedudukan 17-18. Kejar mengejar poin kedua tim terjadi saat kedudukan 21-22. Set pertama GPPI kalah 23-25.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Proliga”]
Set kedua GPPI unggul tiga poin 1-3. Jakarta Pertamina Fastron kembali menyamakan kedudukan 3-3. GPPI unggul dua poin 7-5. GPPI terus melaju di poin 12-10 hingga 15-12. Tampil percaya diri GPPI terus melaju meninggal Jakarta Pertamina Fastron 18-14. GPPI terus menambah poin 23-17. Di set ini GPPI menang 25-18.
Memasuki set ketiga performa GPPI sedikit menurun kendati unggul dua poin 16-15, 18-15. Sebaliknya Jakarta Pertamina Fastron belum bisa menambah poin. GPPI menambah poin lagi 20-17 hingga 21-18. Set ketiga GPPI menang 23-25.
Set keempat GPPI dan Jakarta Pertamina Fastron sama-sama menambah saat kedudukan 5-5. Namun, GPPI kembali unggul 8-5. Jakarta Pertamina Fastron terus menempel saat kedudukan 10-8 dan mampu menyamakan 10-10. Jakarta Pertamina Fastron mengungguli GPPI saat kedudukan 13-15. GPPI menyamakan kedudukan 15-15. Banyak melakukan kesalahan sendiri Jakarta Pertamina Fastron unggul 17-21 hingga 17-22. Set keempat Jakarta Pertamina Fastron menang 18-25. Sehingga, kedudukan sama kuat 2-2
Di set penentuan atau kelima, performa Jakarta Pertamina Fastron menggila. Megawati dkk tak terbendung mampu mengungguli tuan rumah Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia 11-15, atau 2-3.
Menanggapi kekalahan ini pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Ayub Hidayat mengatakan, kekalahan ini tidak lepas kepemimpinan wasit yang tidak fair di set kelima. “Kami dirugikan wasit sehingga mengganggu mental pemain di set penentuan. Faktor keberuntungan tidak berpihak di kami ditambah pemain sudah mengurangi kesalahan di received,” katanya.
Sementara pelatih Jakarta Pertamina Fastron Eko Waluyo menuturkan, Alhamdulillah dapat poin kendati kecolongan di set kedua. Tuan rumah bermain bagus tidak ada kesalahan saat bermain. “Tetap bersyukur meski tuan rumah bermain bagus. Kami lolos final four di pertandingan selanjutnya dan akan memperdayakan pemain muda,” pungkasnya. [dny/kun]






