Surabaya (beritajatim.com) – Arema FC akan kembali menggelar laga kandang di putaran kedua Liga 1 2022 – 2023. Mereka akan dipertemukan dengan PSM Makassar pada hari ini, Sabtu (4/2/2023).
Jadwal pertandingan Arema FC pun diunggah pada akun Instagram resmi @aremaofficial. Namun menariknya, kolom komentar dari unggahan tersebut justru menuai hujatan dari para netizen.
Seperti diketahui, tim berjuluk Singo Edan ini sedang terkena hukuman dari PSSI akibat tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, mereka pun harus berpindah dan mencari markas di luar kota, yakni sejauh 250 KM dari kota Malang.
Akan tetapi, sepertinya itu bukan hal yang mudah lantaran mereka terus mendapat penolakan. Mereka sempat mengajukan permohonan untuk menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, namun pemerintah kabupaten (Pemkab) merasa keberatan dan akhirnya menolak permintaan tersebut.
Hal yang sama juga terjadi ketika mereka meminta izin menggunakan Stadion Jatidiri, Semarang. Total, Arema sudah mendapat sebanyak enam kali penolakan menggunakan stadion di Jawa Tengah.
[berita-terkait number=”5″ tag=”bola”]
Kini, dengan hadirnya jadwal pertandingan artinya Arema FC telah mendapatkan markas baru, yakni di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta. Di mana hari ini mereka akan bertanding melawan PSM Makassar pada pukul 15.30 WIB.
Sebelumnya, laga kandang melawan Borneo FC dan Bali United telah gagal dimainkan oleh Arema FC. Sehingga laga melawan PSM ini akan menjadi laga kandang pertama mereka.
Meski menjadi kabar yang menggembirakan bagi Aremania, pertandingan ini justru mendapat banyak cibiran dari netizen yang tak setuju. Pertanyaan kontra membanjiri kolom komentar unggahan @aremaofficial pada Jumat (3/2/2023).
“Minimal tahu diri lah! Jakarta Tolak Arema!,” komentar akun @waxxx
Tidak sedikit pula yang meminta agar klub bola Javier Roca ini sebaiknya bubar.
“Katanya mau dibubarin, gimana sih klub ini,” tulis @didxxx
Ada pula warganet yang menjelaskan aturan yang berlaku apabila suatu tim tuan rumah tidak bisa menggelar pertandingan, maka dinyatakan walk out. Ia pun mempertanyakan mengapa aturan ini tidak berlaku untuk Arema FC, malah pertandingan tersebut menjadi laga tunda dan mereka mengungsi ke markas lain.
Di sisi lain, masih banyak penggemar yang terus memberikan dukungan untuk klub kesayangan mereka. Mereka memberikan semangat dan percaya bahwa Arema FC bisa menjadi lebih baik lagi.
Hingga saat ini, pihak Arema FC masih belum memberikan pernyataan apapun terkait pro kontra tersebut. (mnd/nap)






