Mojokerto (beritajatim.com) – Tukang bangunan di Mojokerto tewas kesetrum saat memasang atap berbahan galvalum. Korban pun jatuh dari atap usai ujung reng galvalum menempel ke kabel listrik.
Peristiwa naas tersebut dialami Agus Sutiono (37), warga Dusun Kertoharjo RT 01 RW 03, Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Korban tinggal di Dusun Dungus, Desa Ketemas Dungus, RT 001 RW 002, Kecamatan Puri.
Saat kejadian, korban bekerja di rumah Hari Peristianto di Dusun Gambuhan, Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Korban berada di atas atap memasang rangka galvalum. untuk pembangunan rumah.
Korban kemudian menaikkan reng galvalum. Saat itulah, bagian ujung reng galvalum menyentuh aliran listrik tegangan tingg.
Sengatan listrik membuat korban terjatuh ke lantai dengan bagian kepala membentuk lantai. Seketika, korban meninggal dunia di lokasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”Mojokerto”]
Kepala Dusun (Kadus) Gambuhan, Eko Adi Santoso (30) mengatakan, korban bekerja membangun rumah rumah Hari Peristianto di Dusun Gambuhan, Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.
“Korban tersengat aliran listrik tegangan tinggi,” ungkapnya, Sabtu (4/2/2023).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsel Sooko, Iptu Abdul Wahib menambahkan, jika dari lokasi kejadian, petugas mengamankan satu batang reng galvalum panjang 4 meter. “Korban meninggal diduga tersengat aliran listrik tegangan tinggi dan terjatuh,” katanya.
Bagian kepala korban membentur lantai, lanjut Wahib, sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan dimintakan visum ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [tin/beq]






